0
MEDAN  | GLOBAL SUMUT- Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi merasa bangga dan memberikan dukungan siswi asal Kota Medan yakni Khairunnisa Nuraini Fitri siswi Kelas 5 SD Model di Perguruan Al -Azhar Medan yang masuk Final kuis Kita Harus Belajar (Kihajar) 2013 tingkat sekolah Dasar (SD) yang diselengarakan Pusat Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekom) Kementerian Pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia.
Hal ini disampaikan langsung Plt Walikota Medan menerima kunjungan Khairunnisa yang hadir bersama Kabid Humas Yayasan Perguruan Al Azhar Medan Harun Al Rasyid dan Kepala Sekolah Ir Eriza Dahliani MSi serta Kabid Kesiswaan Anwar Sadat SPdI dan Orang tua Kharunnisa Dra Fitriani di Balai Kota, Jumat (08/11/2013).
Eldin berpesan kepada Ani sapaan akrab Khairunnisa untuk terus berlajar dan tetap semangat dalam mengikuti kuis dari Kementerian Pendidikan dan kebudayaan tersebut, dan semoga Ani dapat memperoleh juara yang dapat membanggkan Orang tua serta Kota Medan yang memiliki siswa berprestasi, pesan Plt Walikota.
Sebelumnya Kabid Humas Yayasan Perguruan Al - Azhar Harun Al Rasyid mengatakan bahwa Khairunisa telah mengikuti kuis melalui sistem SMS maupun online dengan membuka situs Kihajar dan selanjutnya dia menjawab semua pertanyaan dari bidang studi seperti matematika, bahasa Indonesia, IPA dan yang umum lainnya. Semua pertanyaan yang diajukan di Situs Kihajar harus dijawab Khairunnisa, Jika tidak dijawab, maka yang peserta akan langsung dinyatakan gugur. Begitu juga apabila jawaban yang diberikan salah, maka langsung dinyatakan gugur dan bila jawabannya betul maka akan mendapatkan mengetahui ranking yang diperoleh, katanya.
Disampaikan Harun, Alhamdulillah, Khairunisa berhasil menjawab semua pertanyaan dan berhasil memperoleh peringkat pertama dari 1.400 siswa di seluruh Sumatera Utara yang mengikuti Kuis Kihajar tersebut dan karena itu Khairunisa merupakan satu-satunya perwakilan dari Sumut yang akan tampil di 10 besar tingkat nasional pada 11 sampai 13 Nopember ini, Jelas Harun.
Kemudian Harun juga menjelaskan kepada Plt Walikota bagaimana pelaksanaan Kuis Kihajar ini, yakni peserta harus mengikuti kuis Kihajar setiap harinya dan jika mereka mengalami kesulitan dalam menjawab mereka dapat meminta bantuan kedua orang tuanya serta dapat juga mencari jawabannya dengan membuka Google, ungkapnya.
Menurut Harun kuis ini memiliki Nilat Positif dan sangat beredukasi karena, para siswa perseta kuis dapat menambah ilmu pengetahuannya dan Dengan sistem yang diterapkan, para diharuskan untuk memperlajari IT dan selain itu Kuis ini juga membuat siswa - siswi tidak larut dengan permainan game yang semakin marak sekarang ini, imbuhnya.
Sementara itu Khairunisa saat meminta dukungan langsung kepada Plt Walikota tampak malu-malu dan dia mengatakan agar bapak Plt Walikota mendukung dan mendoakannya untuk menjadi juara di Kuis Kihajar 2013 agar dapat membanggakan kedua orang tua dan dapat mewujudkan cita cita selama ini yakni menjadi Dokter spesialis Ginjal.
Ditanya Eldin kenapa ingin menjadi Dokter Spesialis Ginjal, dengan menangis Ani menjawab bahwa ayahnya saat ini hanya memiliki satu ginjal saja karena penyakit yang dideritanya mengharuskan ginjalnya diangkat, jadi saya ingin membantu ayah dan orang yang menderita penyakit ginjal dengan menjadi Dokter spesialis Ginjal, ungkapnya sambil meneteskan air mata.
Mendengar ungkapan hati Ani, Plt Walikota begitu terharu dan memberikan semangat kepada Ani. Ani harus terus belajar dan terus berdoa kepada Allah, agar cita - cita dan kemuliaan Ani dapat terpenuhi, dan harus yakin bahwa Doa anak terhadap orang tua pasti akan dikabulkan. Saya juga akan mendoakan untuk kebaikan Ani termasuk menjadi Juara Kuis Kihajar, ungkap Eldin.
Sebelum Ani berpamitan, Eldin menyerahkan uang saku kepada Ani untuk membantu keperluannya selama mengikuti Final kuis Kihajar di Jakarta dan sambil terharu Ani mengucapkan terima kepada Plt Walikota atas pemberiannya tersebut.


Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan

Posting Komentar

Top