0
Ngogesa Umrohkan Bilal Masjid Raya Stabat


STABAT | GLOBAL SUMUT -Tabligh Akbar yang diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT ke 67 PWI tingkat provinsi Sumatera Utara di Masjid Raya Stabat, Kamis (25/4) menyedot perhatian ± 2000an masyarakat sehingga tak mampu menampung kehadiran jama’ah yang didominasi oleh kaum ibu.

Acara tersebut diisi tausyiah keagamaan oleh Ustadz KH. Tengku Zulkarnain, MA dari Jakarta, dalam tausyiahnya disampaikan bahwa orang yang memiliki harta banyak belumlah tentu memiliki rezeki yang banyak pula, karena rezeki diberikan oleh Allah, bukan dapat karena dicari, akan tetapi usaha dalam mencari rezeki merupakan ibadah yang diperintahkan oleh Allah SWT.

Allah tidak letakkan kebahagian pada harta yang banyak, bisa saja orang yang memiliki harta banyak kurang bahagia sebaliknya orang biasa yang hidup dengan keterbatasan memiliki kebahagian” kata Ustadz KH. T. Zulkarnain.


Dirinya juga menjelaskan beruntunglah bagi orang-orang yang sering keluar masuk Masjid dalam beribadah, karena katanya lebih lanjut apabila seseorang masuk kedalam Masjid ia akan memperoleh rahmah dan keluar setelah melaksanakan ibadah akan mendapatkan pahala, Ustadz yang juga Wakil Sekretaris MUI Pusat itu mengajak para jama’ah tabligh untuk senantiasa berzikir, berdoa sambil mencari rezeki dan membaca Al-qur’an karena surga di janjikan Allah kepada para ahli Al-qur’an.

Gubsu melalui Staf Ahli Bidang Pendidikan dan Kesehatan Muhammad Fitryus dalam sambutannya mengapresiasi acara yang terlaksana karena membuktikan komitmen yang kuat dari keluarga besar PWI untuk menumbuhkan rasa kebersamaan umat islam memperdalam ilmu pengetahua, memperbaiki moral dan akhlak sebagai insan ciptaan Allah.

Sementara Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu, SH melalui Kadisnakertrans menyampaikan ucapan terima kasih atas terselenggaranya acara yang sejalan dengan visi religius Kabupaten Langkat, pihaknya mengakui sungguhpun telah banyak prestasi Nasional yang dicapai, namun tentu belumlah menjadi yang terbaik, oleh karena itu dijelaskan bahwa Pemerintah tetap membutuhkan dukungan masyarakat membantu terwujudnya Langkat religius.

Pada kesempatan tersebut Bupati Haji Ngogesa mengajak untuk menanamkan sifat peduli, saling membantu dan mau berbagi sesama terutama terhadap kaum yang membutuhkan, secara pribadi Haji Ngogesa memberikan paket Umroh kepada Mahyujar (56) Bilal Masjid Raya Stabat yang juga berprofesi sebagai tukang becak karena diketahui setiap paginya selama 18 tahun Mahyujar setia membuka pintu dan membersihkan Masjid itu.

Mengetahui hal tersebut sontak para jama’ah yang memutihkan seluruh ruangan dan serambi Masjid mengucapkan syukur, Bupati juga memberikan cendera hati sehelai kain sarung masing-masing kepada seluruh jama’ah.

Bupati juga berharap melalui kegiatan seperti itu akan tercipta umat khususnya generasi muda yang mencintai dan mempedomani ajaran Al-qur’an dan hadist serta perintah dan larangan Islam dalam menuntun hidup dan kehidupan sehari-hari.

Hadir juga dalam acara Ketua PN Stabat Ahmad Yassin, Wakapolres Langkat Safwan Khayat, Ketua MUI Langkat Buya HA. Mahfudz, Ketua PWI Sumut M. Syahrir, Ketua PWI perwakilan Langkat H. Ibnu Kasir, Tokoh Agama dan Masyarakat Stabat serta ribuan jama’ah pengajian Al-Hidayah dan  yang berasal dari berbagai kelompok pengajian lainnya.(Awalluddin /Langkat)

Posting Komentar

Top