0
MEDAN | GLOBAL SUMUT- Pelaksana Tugas Wali Kota Medn Drs H T Dzulmi Eldin S MSi bersama istri  Hj Rita Maharani mencoblos atau menyalurkan hak pilihnya dalam Pemilhan Umum Legislatif  (pileg) 2014 di TPS 52 Perumahan Citra Wisata Jalan KaryaWisata, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor, Rabu (9/4/2014).

Mantan Sekda Kota Medan ini tiba bersama istri  di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah mendaftar kepada petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS)  yang keseluruhannya mengenakan pakaian adat Melayu. Di TPS 52 ini, Eldin tercatat dalam Daftar Pemilihan Tetap (DPT) dengan nomor urut 20, sedangkan istrinya nomor urut 19.

Berhubung kondisi TPS pagi itu sepi, Eldin dan istri pun tidak ikut antrian. Usai mendaftar, keduanya selanjutnya masing-masing menerima 4  surat  suara untuk  DPRD Medan, DPRD Sumut, DPR RI dan DPD. Setelah itu mereka menuju bilik suara yang telah disediakan untuk mencoblos wakil rakyat pilihannya.

Selesai mencoblos, Eldin dan istri membubuhkan jari kelingking tangan kiri dengan tinta dan memperlihatkannya kepada para wartawan yang telah menunggu di luar tenda TPS. Berdasarkan pantauan, selama menjalani proses pencoblosan, baik Eldin maupun istri tidak ada mendapat perlakuan istimewa dari petugas KPPS.

Kepada wartawan, Eldin mengaku tidak ada masalah sedikit pun dalam melakukan pencoblosan. Hanya saja berhubung surat suara yang akan dicoblos 4 lembar, tentunya keempat surat suara yang diberikan sudah dalam kondisi terlipat harus dibuka terlebih dahulu sebelum dilakukan pencoblosan. “Berbeda dengan  pemilihan kepala daerah (pilkada). Surat suara yang akan dicoblos hanya satu,” kita Eldin.

Eldin selanjutnya berharap, tingkat partisipasi masyarakat dalam Pileg 2014 ini tinggi sehingga mampu meminimalisir angka golput. Untuk itu dia mengajak seluruh warga untuk menyalurkan hak pilihnya di TPS yang ada di lingkungannya masing-masing. “Inilah kesempatan kita dalam 5 tahun sekali untuk memilih wakil rakyat. Jadi saya mengajak seluruh warga Kota Medan baik itu pemilih pemula maupun yang sudah sering memilih, mari datang ke TPS untuk menentukan pilihan. Itu tentunya  sebagai bentuk partipasi aktif selaku warga masyarakat,” ungkapnya.

Untuk menghindari terjadinya kecurangan, Wali Kota berharap  dengan kehadiran saksi dan KPPS agar benar-benar menjalani aturan yang sudah ditetapkan tersebut. Petugas hanya menjalankan tugasnya, sedangkan para saksi dan simpatisan harus mengawal agar tidak terjadi kecurangan, bukan malah  ikut melakukan hal-hal yang tidak dibenarkan oleh aturan-aturan tersebut.

Sementara itu menurut Ketua KPPS Fahrul Azmi, jumlah warga yang masuk dalam DPT 363 orang. Menurut Azmi, jumlah ini jauh berkurang dibanding pada saat Pilgubsu 2013, pemilih kala itu mencapai 600-an orang. “Pengurangan ini terjadi akibat TPS  untuk Pileg 2014 dibagi 2. Artinya, jumlah warga yang masuk DPT masing-masing lebih kurang 300-an pemilih,” jelas Azmi.

Sampai Eldin dan istri selesai melakukan pencoblos, Azmi mengaku jumlah pemilih yang sudah menyampaikan hak pilihnya  baru mencapai 26 orang. Dia yakin jumlah ini akan terus bertambah, sebab biasanya warga di tempat itu banyak yang datang memilih sekitar pukul 11.00 WIB. “Kita berharap 363 warga yang telah masuk dalam DPT dapat  menyampaikan hak pilihnya guna memilih wakil rakyatnya,” harap Azmi.

Sementara itu di tempat terpisah, Sekda Kota Medan Ir Syaiful Bahri Lubis didampingi istrinya Ny Suti Saidah Nasution dan putrinya Syafrida Amalia Lubis mencoblos  di TPS 20 Jalan Sejahtera, Kelurahan Hevetia Timur, Kecamatan Medan  Timur juga sekitar pukul 09.00 WIB. Selain petugas KPPS, kedatangan Sekda dan keliarga memilih disambut Ketua KPPS Medan Helvetia TL Tobing dan Ketua PPS Ir Riswanto. Jumlah DPT di TPS 20 sebanyak 474 orang pemilih.(Red)

Posting Komentar

Top