SERGAI
| GLOBAL SUMUT- Wakil Bupati Serdang Bedagai (Wabup Sergai) Darma
Wijaya, mendukung pengembangan sekolah berbasis penguatan agama seperti
jalur pendidikan sekolah sederajat SD, SMP dan SMA yakni Madrasah
Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).
Oleh karenanya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai mengharapkan
kerjasama dan dorongan dari berbagai elemen masyarakat sehingga mampu
menerapkan langka-langkah kongkrit untuk memajukan pendidikan di daerah
ini agar lahir generasi penerus yang kreatif, inovatif dan religius.
Apresiasi
dukungan ini disampaikan Wabup Sergai Darma Wijaya didampingi Asisten
Ekbangsos Drs. Hadi Winarno, MM dan Sekretaris Disdik Drs. Janter
Siregar, MM dan Kakan Kemenag Sergai Drs. David Purba ketika menerima
kunjungan audiensi dari jajaran pengurus Madrasah Development Center
(MDC) atau Pusat Pengembangan Madrasah (PPM) Propinsi Sumut, di ruang
kerja Wabup Sergai komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Kamis
(10/3).
Kemudian
Wabup Sergai Darma Wijaya menambahkan, ada keunggulan khusus jika
pelajar menempuh pendidikannya di jalur sekolah yang berbasis agama,
sebab mereka tidak hanya belajar pengetahuan umum namun mampu dibekali
ilmu agama yang akan mendorong peningkatan imam dan ketakwaannya. Lebih
lanjut Darma Wijaya menyampaikan rasa keprihatinannya paradigma dan
pemahaman masyarakat tentang sekolah Madrasah yang menjadi sekolah
alternatif/ pilihan yang kesekian kali. Kondisi ini bisa dilihat dari
tidak banyaknya jumlah siswa di Madrasah, hal ini dilatarbelakangi
sedikitnya minat dan antusias masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di
Madrasah jika dibandingkan sekolah umum.
Maka
itu keberadaan sekolah berbasis agama perlu terus diperhatikan
keberlanjutannya, jangan sampai tidak diminati oleh masyarakat. Untuk
itu diharapkan beberapa program-program kerja Pemkab Sergai dapat
menyentuh kegiatan yang meningkatkan spiritualis keagamaan salah satunya
telah menerapkan program magrib mengaji.
Pada
kesempatan yang sama, Direktur MDC Propinsi Sumut Drs. H. Amiruddin
Siahaan menjelaskan kepada Wabup Darma Wijaya, bahwa PPM atau yang
selama ini dikenal MDC merupakan mitra kerja strategis Direktorat
Pendidikan Islam dalam pengembangan standar kualitas Madrasah Aliyah
agar sejajar dengan SMU. MDC lahir dari perkembangan madrasah cenderung
stagnan. Selama ini, nyaris madrasah hanya mendapatkan dana dari BOS
saja. Kalau pun ada dana lain dari Kemenag, jumlah madrasah yang
menerima terbatas.
Untuk
memperkuat dan memaksimalkan peran dan ruang gerak MDC telah
menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Australian Agency For
International Development (Ausaid) sejak tahun 2010 dibidang penguatan
lembaga Madrasah. Dan sejak itu AusAid telah mengucurkan bantuan dana
bagi MDC Indonesia termasuk MDC Propinsi Sumut yakni sebanyak 25
Madrasah salah satunya Kabupaten Sergai, ujar Amiruddin Siahaan.
Dijelaskan
Amiruddin Siahaan, melihat latar belakang keadaan ini dan sebagai upaya
agar bantuan dari AusAid ini tidak terhenti, MDC Propinsi Sumut sangat
mengharapkan dukungan, koordinasi serta sinergitas dari Pemkab Sergai
untuk memberikan rekomendasi tentang akreditasi seluruh penyelenggaraan
lembaga pendidikan berbasis agama di Kabupaten ini.
Rekomendasi
yang diberikan oleh Pemkab Sergai sangat penting dan diperlukan MDC
agar tujuan kerja MDC untuk membuat wajah pendidikan Indonesia semakin
baik, sehingga tercapai perubahan-perubahan nyata seperti terbenahinya
sarana dan prasarana sekolah yang layak dan memenuhi standar untuk
pendidikan berbasis agama, tutup Amiruddin Siahaan.(putra nursaid)

Posting Komentar
Posting Komentar