0
LANGKAT | GLOBAL SUMUT-Padi merupakan komoditas pangan yang memiliki tingkat produksi nomor wahid di berbagai negara. Bagaimana tidak ? Kita sangat membutuhkan nasi sebagai bahan pokok makanan. Sedangkan nasi berasal dari beras, beras dihasilkan dari padi yang diproduksi para petani. Jadi pertanian padi ini tidak bisa diremehkan dan dianggap sebagai pertanian biasa, kita harus mendukung para petani supaya mau dan senang menanam padi.

Namun terkadang kendala yang dihadapi para petani adalah adanya gangguan berupa hama dan penyakit. Memang sudah sangat wajar jika setiap budidaya pertanian khususnya budidaya padi ini selalu ada hambatannya. Namun bukan berarti dengan adanya gangguan itu membuat kita patah semangat, seperti halnya gangguan hama burung pada tanaman padi. Untuk mengatasi gangguan hama burung pada tanaman padi ini sebenarnya cukup mudah kok. Karena hal ini sudah pernah kami praktekkan sendiri dan berhasil, sehingga tanaman padi yang kami tanam aman dari serangan hama burung. Untuk itu silahkan anda coba tips mengatasi hama burung pada tanaman padi berikut ini.

Babinsa Koramil 18/Brandan Barat Koka Sunardi anggota jajaran Kodim 0203/Langkat melaksanakan kegiatan pendampingan mengusir hama burung serta memasang alat pengusir burung pada padi yang berusia 86 hari bersama anggota kelompok tani Cempaka Bapak Ngatiman dan PPL Ibu Yayuk yang terletak di Kelurahan Pangkalan Batu Kecamatan Brandan Barat Kabupaten Langkat, Senin (06/02/2017).

Kegiatan tersebut untuk mengendalikan serangan burung pipit, Babinsa bersama petani memasang jaring pengaman dan alat untuk menakuti burung berupa plastik-plastik yang digantungkan pada tanaman padi yang siap dipanen. Jaring dan alat tersebut dipasang tepat di atas tanaman padi sehingga burung pipit tidak bisa memakan padi yang menguning. Pemasangan jaring tersebut sebagai upaya pencegahan terhadap serangan hama burung bertujuan agar padi tidak dimakan hama burung sehingga nantinya hasil panen bisa melimpah sesuai yang diharapkan, sehingga program peningkatan swasembada pangan dapat terwujud.[rs/Penrem 022/PT]

Posting Komentar

Top