0
BELAWAN | GLOBAL SUMUT-Pasca operasi tangkap tangan (OTT) terhadap YR karyawan PT. Pelita Indonesia Djaya Coorporate (PIDC) yang dilakukan oleh pihak Poldasu pada (26/06/2018) lalu di Pelabuhan Bandar Deli Belawan yang menimbulkan tanda tanya besar dikalangan Pers khususnya Forum Jurnalis Belawan. 

YR (46) warga Jl Kapten Rahmad Buddin Desa Terjun Kec. Medan Marelan yang bekerja sebagai karyawan PT. PIDC yang merupakan anak perusahaan dari PT. Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) dijadikan tumbal oleh pihak perusahaan tempatnya bekerja dan pihak Kepolisian dinilai tebang pilih dalam proses pemeriksaan. 

Kasusnya berawal, pengiriman daging babi tetapi laporannya ikan tanpa dilengkapi surat dari karantina, menggunakan transportasi laut melalui KM KELUD milik PT. PELNI via Belawan - Batam, menurut peraturannya setiap barang yang akan dikirim terlebih dahulu dimasukkan kedalam kontainer dengan dilengkapi surat - surat berdasarkan jenis barang dan hal ini biasanya ditangani oleh PT Sarana Bandar Nasional (SBN) yang juga anak perusahaan PT PELNI sebagai agen sekaligus pembuat manifes isi kontainer serta bongkar muat barang.

Ketua Forum Jurnalis Belawan, Erwin Librandi Tambunan Kepada sejumlah wartawan Jum'at , mengatakan "YR sebagai karyawan biasa di PT. PIDC yang tupoksinya sebagai manage service (Pelayanan Penumpang) harus jadi korban, PT SBN sebagai pemilik kontainer dan pembuat manifes serta pekerja bongkar muat barang kedalam kontainer bebas berkeliaran, pemilik barang entah kemana rimbanya dan daging babi yang seharusnya dijadikan barang bukti (BB) sudah sampai ke Pulau Batam". 

Selanjutnya, "PT. PIDC seharusnya bertanggung jawab atas penangkapan YR, PT. PELNI sidak kinerja anak perusahaannya seperti PT. PIDC dan PT. SBN serta menindak tegas para pelakunya agar tidak ada lagi YR lain jadi korban, pihak Kepolisian lebih bijaksana dalam menjalankan tugas", tutup Erwin Librandi Tambunan. 

Saat dikonfirmasi Kepala Terminal yang juga menjabat Kepala PT. SBN, Adi Adenin mengatakan, kalau dirinya bukan pimpinan karena atasannya ada Irwansyah selaku Kepala Operasional dan Firdaus sebagai Kepala Cabang. 

"Bang, atasan saya masih ada 2 lagi dan kalau masalah YR tanyakan langsung ke Irwansyah selaku Kepala Operasional serta Firdaus sebagai Kepala Cabang, kalau manifes sama Pak Harbin Simamora dan beliau masih diatas Kapal KM KELUD, sebentar lagi akan turun", ucap Adi Adenin[red]

Posting Komentar

Top