0
M.LABUHAN | GLOBAL SUMUT-Pasca aksi demo dan mogok bejar ratusan murid -murid Madrasah Aliyah Persiapan Negeri 4 Medan akhirnya Kepsek Nurkholidah undangan walimurid dengan surat undangan bernomor No.312/MAPN-4/MDN/VIII/2018 dalam rapat tersebut nyaris ricuh, Sabtu (25/8).

Insiden ini tampak saat Kepsek mulai masuk ruangan dan adanya sweeping dari keamanan sekolah kepada salah satu guru diruang tersebut.

Saat Kepala Sekolah memaparkan akan keberhasilannya selama menjabat disekolah tersebut wali murid dan anak didik yang berada di luar ruangan bersorak .
Sorakan demi sorakan pun kian bertambah hingga membuat suasana semakin Ricuh.

Walimurid yang sudah kecewa dan tidak sabar melontarkan sejumlah Pertanyaan demi pertanyan hingga akhirnya sang Kepsek kabur meninggalkan ruangan rapat yang menimbulkan suasana semakin bertambah Ricuh karena murid yang berada diluar ruang sempat menghalangi dan minta kepada Kepsek untuk segera masuk kembali.

Rapat antara walimurid dan Kepala Madrasah itu pun ditunda dikarenakan Kepsek lari dari ruangan, hingga akhirnya petugas kepolisian dari Polsek Medan Labuhan datang mengamankan situasi yang sudah memanas.

Ada beberapa item yang disampaikan walimurid, diantaranya Pembentukan Komite yang pada awalnya di gagas oleh Kepsek dan sampai 1,5 Tahun tidak terlaksana. Anehnya saat situasi Sekolah lagi seperti ini sang Kepsek justru minta dibentuknya Komite.

Selain itu walimurid juga merasa kecewa karena selama 2 bulan anak-anak mereka tidak belajar, menurut Meraka Kepsek telah gagal sebagai pemimpin disekolah tersebut.

Salah satu walimurid Hj.Umi Zakiah mengharapkan supaya anak-anak dapat Sekolah seperti semula, "siapa pun Kepala Sekolah nya kami enggak peduli yang penting anak Kami bisa belajar dengan baik" sebutnya.

Selain itu dia juga minta supaya guru-guru yang di berhentikan supaya dapat kembali mengajar, menurutnya pemecatan guru-guru itu bukan solusi tapi malah menimbulkan konflik berkepanjangan.
" Anak-anak kami diminta supaya sekolah tapi guru-guru di pecatnya, siapa pula nanti guru yang mengajar anak kami", ungkap Umi

Sementara itu kepala Sekolah Madrasah Aliyah Persiapan Negeri 4 Medan Nurkholidah yang dikonfirmasi media ini mengaku akan segera membentuk Komite, mengenai anak murid yang tidak belajar dia berdalih ada oknum guru yang menjadi provokator sehingga murid-murid enggan masuk sekolah, biliau juga minta kepada para walimurid untuk menyuruh anak-anak mereka supaya pada hari Senin nanti datang kesekolah seperti biasa dan hari Kamis nanti akan kita undang seluruh walimurid untuk hadir rapat yang nantinya saya undang juga pihak muspika dan kemendag apa pun yang menjadi kepuasan rapat nanti saya terima, jelas Nurkholidah.[abu]

Post a Comment

Top