0

TARUTUNG | GLOBAL SUMUT COM - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung kembali melaksanakan kegiatan panen sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan panen ini dilaksanakan di area sarana asimilasi dan edukasi Rutan Tarutung dengan melibatkan petugas serta WBP yang mengikuti program pembinaan, Senin (26/01).

Kegiatan diikuti langsung oleh Kepala Rutan Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring, didampingi Kepala Subseksi Pengelolaan, Mian Halomoan Ronald Simarmata, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Jonias B. Pakpahan, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Azis Idris dan Edward Sianturi selaku petugas yang mengelola ketahanan pangan di Rutan Tarutung.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Hutatoruan X Kecamatan Tarutung, Frisco Samosir, S.H., personel Kodim 0210/TU Praka Rizki Rezeki Sitorus, personel Polres Tapanuli Utara Bripda Eric Lumbantobing, serta Warga Binaan Pemasyarakatan yang berperan aktif dalam pengelolaan lahan ketahanan pangan.

Dalam kegiatan panen tersebut, Rutan Tarutung berhasil memanen sebanyak 18 kilogram sayur pakcoy dan 5 kilogram bawang prei. Hasil panen ini merupakan buah dari kerja keras dan ketekunan warga binaan dalam mengelola kegiatan pertanian secara berkelanjutan di bawah bimbingan petugas.

Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tarutung menyampaikan bahwa kegiatan panen ini menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan kemandirian serta bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan.

“Kegiatan ini bentuk dukungan nyata terhadap Asta Cita Presiden, Bapak Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Bapak Gibran Rakabuming Raka sekaligus mendukung Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto dan Perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Bapak Mashudi khususnya dalam pemberdayaan warga binaan untuk mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Evan Karutan Tarutung. 

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Sumatera Utara, Yudi Suseno memberikan apresiasi atas capaian yang diraih Rutan Tarutung.

“Program pembinaan kemandirian seperti ini harus terus dikembangkan karena memberikan manfaat nyata, tidak hanya dalam mendukung ketahanan pangan, tetapi juga membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang berguna sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat,” tegasnya.

Hasil panen tersebut selanjutnya dimanfaatkan untuk kebutuhan internal Rutan Tarutung serta mendukung keberlangsungan kegiatan pembinaan. Ke depan, Rutan Tarutung berkomitmen untuk terus meningkatkan program pembinaan produktif guna menciptakan WBP yang mandiri, berdaya guna, dan siap berkontribusi positif di lingkungan masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan panen berjalan dengan aman, tertib, dan lancar dengan dukungan penuh dari seluruh jajaran Rutan Tarutung.(Ind)

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar

Top