0
AEK KANOPAN | GLOBAL SUMUT -Ir Fachruddin Nasution Kepala Dinas Pertanian( Kadistan) Kabupaten Labuhanbatu Utara
(Labura) mengatakan dalam sosialisasi kebijakan pencegahan alih fungsi lahan pangan dihadapan kelompok petani dan narasumber dari kementerian pertanian Jakarta Ir Tangkas Panjatan, Sopianto Nasution Dinas pertanian provinsi Sumatera utara, ada 3 faktor penyebab terjadinya laih fungsi lahan pertanian pangan yakni faktor ekonomi, faktor lingkungan, faktor teknis.Selasa (11/12) diaula SMA Negeri 1 Kualuh Hulu.

Faktor ekonomi, harga jual produk tanaman pangan rendah sedangkan harga  kelapa sawit lebih terjamin.Panen produk tanaman pangan memakan waktu yang relatif lama, dan satukali dalam satu pertanaman sementara kelapa sawit oanen kontiniu 2 minggu sekali  dan penaman hanya satu kali.Sehingga keuntungan kelapa sawit dianggap lebih tinggi, sementara biaya proses produksi kelapa sawit lebih rendah dibandingkan tanaman pangan.katanya
Faktor lingkungan ,kecocokan dan kesesuaian lahan untuk budidaya daya kelapa sawit hampir semua klasifikasi l,ancaman OPT pada tanaman pangan elatif lebih tinggi dibandingkan kelapa sawit, sementara kondisi irigasi untuk tanaman pangan masih kurang mendukung. Dan penggunaan tenaga kerja pada kebun kelapa sawit lebih sedikit dibandingkan dengan tanaman pangan juga posisi tawar petani tanaman pangan lebih rendah .
Faktor teknis, teknis budidaya kelapa sawit lebih mudah dibandingkan tanaman pangan,umur produksi tanaman kelapa sawit lebih panjang dan pasa panen tanaman pangan lebih sulit juga perolehan saprotan tanaman pangan lebih sulit. Karena faktor inilah ,sehingga masyarakat petani padi pangan mengalih fungsikan lahan pangannya,kata Fachruddin.(Untung Hardianto / Labura)

Posting Komentar

Top