0
Bayern Munich mematahkan perlawanan Borussia Dortmund 2-1 di Wembley, Sabtu (26/5), dalam salah satu final Liga Champions terbaik sepanjang beberapa tahun terakhir.

Babak Pertama

Bayern harus berterima kasih kepada Manuel Neuer yang melakukan sejumlah penyelamatan gemilang sehingga gawang mereka bersih dari gol sepanjang babak pertama. Neuer sudah harus bersiaga sejak awal karena Dortmund memegang inisiatif serangan.

Pada menit ketiga tim kuning-hitam itu sudah memperoleh tendangan penjuru setelah tendangan Robert Lewandowski menghantam Jerome Boateng. Begitupun juga empat menit berselang melalui kerja sama Jakub Blaszczykowski dan Marco Reus. Menit 14, Neuer menepis tendangan jarak jauh super dari Lewandowski sehingga hanya menghasilkan tendangan penjuru ketiga Dortmund.

Neuer terus bekerja keras. Lima menit setelahnya giliran peluang Reus yang dipatahkan. Gelandang serang pengganti posisi Mario Gotze itu melepaskan tendangan setelah menerima sodoran pendek dari Kevin Grosskreutz. Begitupun juga dengan kesempatan yang diperoleh Sven Bender beberapa menit berselang, lagi-lagi bola dapat dibendung sang penjaga gawang.

Peluang pertama Bayern baru terjadi pada menit ke-26. Dari sayap kiri Franck Ribery lepas dari penjagaan dan memberikan umpan silang yang disambut sundulan Mario Mandzukic. Bola dapat ditepis Roman Weidenfeller sehingga menghasilkan tendangan penjuru. Dari peluang ini bola sundulan Javi Martinez melesat ke atas mistar.

Kesempatan tersebut memberikan angin kepada Bayern. Meski Dante memperoleh kartu kuning akibat melanggar Reus, Bayern melancarkan tekanan. Menit 30, Arjen Robben memperoleh peluang emas. Lepas sendirian di sayap kanan, Robben tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Weidenfeller. Namun, eksekusi Robben tidak maksimal. Bola dapat diblok oleh Weidenfeller.

Seperti tersengat, Dortmund membalas. Lewandowski menyongsong sebuah umpan terobosan. Peluang itu pun kembali dapat digagalkan Neuer dengan maju menutup ruang.

Tempo meningkat di akhir babak. Sisi rapuh pertahanan Dortmund terekspos melalui upaya umpan-umpan silang dan bola atas Bayern. Robben kembali memperoleh peluang di akhir babak, tetapi kembali dapat digagalkan Weidenfeller. Sementara, empat penyelamatan penting yang dilakukan Neuer serta tiga yang dilakukan Weidenfeller harus pula disinggung sehingga kedudukan imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua

Pertandingan di awal babak kedua sedikit menurun karena kedua tim tampak berupaya lebih sabar membongkar pertahanan lawan. Setelah 15 menit minim aksi, Mandzukic memecah kebuntuan. Semenit setelah upayanya menyambar sundulan Javi Martinez digagalkan Weidenfeller, striker Kroasia itu mencetak gol berkat umpan pendek Robben. Gol yang tercipta pada menit ke-60 itu menjadi gol ke-300 Bayern di ajang Liga Champions.

Mandzukic seakan belum puas. Menit 62, dia kembali mengancam gawang Dortmund. Kali ini sepakannya dapat dibendung Weidenfeller. Dortmund membalas melalui Grosskreutz dan Lewandowski. Tendangan Grosskreutz melenceng, sedangkan Lewandowski terperangkap off-side.

Dortmund bangkit pada menit ke-67 menyusul pelanggaran Dante terhadap Reus di kotak penalti. Ilkay Gundogan maju sebagai eksekutor dan berhasil menjalankan tugasnya. Skor kini seimbang, 1-1. Bahkan Dante dapat dibilang beruntung lolos dari kartu kuning kedua wasit atas pelanggaran tersebut. Gol Gundogan merupakan yang ke-400 diderita Bayern di kompetisi UEFA, sekaligus merupakan gol pertama sang pemain sepanjang berpartisipasi di Liga Champions.

Pertandingan kian menarik. Dortmund melancarkan serangan balik dengan operan Blaszczykowski kepada Mats Hummels yang membantu serangan. Tendangan Hummels melayang ke atas mistar. Beberapa menit berselang, tendangan Thomas Muller menerobos hadangan Weidenfeller. Beruntung masih ada Neven Subotic yang bersusah payah membersihkan bola di depan gawang sebelum dapat menjangkau Robben.

Menit 74, Ribery dan Grosskreutz sama-sama memperoleh kartu kuning setelah terlibat dalam sebuah perebutan bola. Peluang kembali hadir semenit berselang ketika sepakan kencang David Alaba dipatahkan Weidenfeller. Penyelamatan keenam sang kiper dalam pertandingan ini.

Memasuki sepuluh menit terakhir pertandingan, Bayern mendominasi pertandingan. Dua kali Bastian Schweinsteiger, dua kali pula upayanya gagal. Pada peluang pertama bola melayang jauh ke atas mistar, sedangkan kesempatan setelahnya digagalkan Weidenfeller.

Hasilnya baru muncul pada menit ke-89. Ribery beraksi sendirian membongkar pertahanan Dortmund. Ketika bola lepas, muncul Robben yang merangsek masuk kotak penalti. Weidenfeller mencoba menutup ruang tembak, tapi kali ini Robben lebih tenang. Bola berhasil ditempatkan di pojok gawang sekaligus melunasi dua kealpaan yang dibuatnya di babak pertama.

Setelah empat menit tambahan waktu, kedudukan 2-1 untuk Bayern tak berubah. Neuer melakukan satu penyelamatan lagi ketika pemain pengganti Julian Schieber melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Tapi, perlawanan Dortmund hanya sampai di situ. Robben berhasil mengulangi peran sebagai pencetak gol kemenangan Bayern ketika menyingkirkan Dortmund di perempat-final Piala Jerman musim ini. Terlebih lagi, kemenangan di Wembley ini melengkapi gelar Bayern di Bundesliga Jerman.

Susunan pemain inti:

Dortmund Roman Weidenfeller; Mats Hummels, Neven Subotic, Lukasz Piszczek, Marcel Schmelzer; Sven Bender, Ilkay Gundogan; Jakub Blaszczykowski, Marco Reus, Kevin Grosskreutz; Robert Lewandowski.

Bayern Manuel Neuer; Dante, Jerome Boateng, Philipp Lahm, David Alaba; Bastian Schweinsteiger, Javi Martinez; Thomas Muller, Arjen Robben, Franck Ribery; Mario Mandzukic.

Posting Komentar

Top