0
MEDAN   |  GLOBAL SUMUT - Proyek PT (persero) Pelindo-I yang berlangsung di wilayah kerja Pelindo Cabang Belawan kembali disorot sejumlah aktivis. Pasalnya proyek bernuansa KKN yang menelan anggaran BUMN mencapai ratusan miliar rupiah itu seakan lolos dari audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Tak mau tersandung kasus, sejumlah petinggi di jajaran Pelindo-I dimutasi.
         
Informasi yang berkembang di lapangan, sejumlah petinggi yang dimutasi itu GM Pelindo-I Cabang Belawan Ir. Syahputra Sembiring mutasi ke Direksi menduduki kursi Direktur, Manager Tehnik Pelindo Cabang Belawan Cahwidi dimutasi ke Direksi non jabatan, staf Manager tehnik Bernas Nababan dimutasi ke Dumai menduduki kursi Manager. Sedangkan kepala Unit Galangan Kapal (UGK) Belawan Rudi Marla juga dimutasi ke kantor Direksi yang sampai sekarang belum diketahui jabatan barunya. Sejumlah petinggi jajaran Pelindo-I tersebut berkaitan dengan proyek di dermaga pelabuhan Belawan.
         
Seperti proyek Pembangunan lantai dermaga 105 /106  Pelabuhan Belawan  yang di Kerjakan Kontraktor (AG) tahun 2012. Pekerjaan yang terkesan asal jadi dan sarat masalah itu lolos dari jeratan hukum. Kabarnya pemenang tender pekerjaan tersebut merupakan perusahaan milik orang dalam.
         
Masalah yang sama juga terjadi pada pekerjaan di dermaga 107 Pelabuhan Belawan. Pekerjaan yang menelan biaya sekitar 3,7 milliyar tahun anggran 2010 juga lolos dari hukum. Rumor yang berkembang menyebutkan kalau Kejatisu sebagai penasehat hukum PT (pesero) Pelindo-I sehingga hukum menjadi tumpul. Selain itu, petinggi-petinggi Pelindo-I punya hubungan dekat dengan Menteri BUMN Dahlan Iskan.
         
Terpisah, pembangunan Pelabuhan Belawan Lama (Pelabuhan penumpang-red) yang dikenal dengan sebutan gudang merah juga bermasalah. Kontraktor yang mengerjakan pekerjaan puluhan miliar tersebut tidak menyelesaikan pekerjaannya hingga pembangunan pelabuhan terbengkalai. Anehnya pihak Pelindo-I tidak mempermasalahkannya, bahkan tetap membayar pekerjaan yang amburadol itu. Belakangan tersebar kabar kalau sejumlah petinggi menerima upeti dari kontraktor nakal.
         
GM Pelindo-I Cabang Belawan Sahat Tambunan ketika hendak dikonfirmasi kru media ini tak berhasil. Menurut petugas Security, orang nomor 1 di Pelindo-I Cabang Belawan itu tidak masuk kantor. “Pak GM tidak ada, beliau tidak masuk”. Kata Security. [
mn/bu].    

Posting Komentar

Top