0
BELAWAN | GLOBAL SUMUT -  Jonson Maruli Manulang (28) warga Jalan Narumodah bawah Gang Dame No.19 Pematang Siantar sehari sebelumnya Rabu (26/06/2013) mengalami perampokan di jalan Tol kampung salam.

Jonson Ketika itu membawa  truk BK 8019 TK Saat memasuki Belawan tepatnya dikampung salam kenderaannya di hentikan kawan rampok yang diduga biasa beroperasi di lokasi tersebut Rabu (26/06/2013) sekitar pukul 06.00 Wib.

Jonson Maruli Manulang pun melaporkan hal yang di alaminya ke SPKT - Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polres Pelabuhan Belawan ,Namun alangkah terkejutnya dia jawaban polisi yang piket saat itu mengatakan "ah sudah biasa lah kalau dirampok di kampung salam" katanya.

anehnya lagi petugas polisi tersebut minta surat keterangan dari tempat kerjanya baru laporannya bisa di terima. Jonson pun bergegas pulang ke siantar menumpang naik truk lantaran uangnya sudah habis di sikat kawan rampok dia pun menumpang - numpang karena untuk mendapatkan surat dari perusahaannya bekerja.
Karena jarak yang di tempuh jauh sesampainya di P.Siantar perusahan tempatnya bekerja pun sudah tutup.

Esok harinya kamis (27/06/2013) Jonson Manulang kembali mendatangi Polres Pelabuhan Belawan guna buat laporan Perampokan yang di alaminya, lagi - lagi Jonson Manulang kecewa dengan jawaban yang di dapat, polisi berinisial Mhd. S yang bertugas di unit SPKT menyarankan kepada jonson membuat pengaduan ke Polsekta Belawan."kek mana polisi itu ya bang, kita lapor sama dia dipolres kok kita di suruh ke polsek, kemaren dia enggak bilang kalau lapor ke polsek aja, kan aku enggak repot balik ke Siantar"keluh Jonson.

Jonson Maruli Manulang pun minta di temani kru tetap TOP KOTA melapor ke Polsekta Belawan dan laporannya pun diterima Aiptu Usmayadi (KA SPK -II )dengan nomor:STPL/217/VI/2013/PEL-BLW/Sek-Belawan.

untuk diketahui awalnya Jonson Manulang yang merupakan supir truk BK 8019 TK membawa muatan berupa getah karet (Pallet rubber) dari CV.Aman Jaya Pematang Siantar hendak menuju Belawan International Container Terminal - BICT Belawan  untuk mengantarkan muatannya, Namun  satu kilo meter dari pintu tol truk di depannya berhenti tiba - tiba dan korbanpun berhenti,dalam keadan berhenti tersebut tiba - tiba kawanan perampok yang berjumlah lima orang naik dan mengancamkan sebilah pisau "berhenti kau, nanti ku tikam kau" Rabu (26/06/2013) sekitar pukul 06.00 wib sedangkan yang lainya memegang batu sampil bergantungan di pintu sebelah kanan, namun korban tidak berhenti dan menancap gas mobil dan didepan gudang indo rayon, salah seorang pelaku mencabut kunci kontak mobil namun korban menghalangi kemudian pelaku memukul korban dengan menggunakan batu dan korban menangkap batu tersebut dan bilang "udah saya berhenti" sambil menghentikan mobilnya dan turun dari mobil tiba-tiba pelaku mau menikam korban, korban pun langsung lari dan meninggalkan mobil truknya dan saat itu juga teman satu kerja korban lewat, dan korban pun langsung naik mobil truk tersebut untuk menyelamatkan diri, Akibat dari perampokan tersebut korban mengalami kehilangan barang - barang berupa 1 (satu) buah STNK Sp.Motor Viksen No.Pol BK 4395 TAI dan 1 (satu) KTP dompet kemudian uang jalan korban disimpan di dalam laci mobil Rp 1000.000,-(satu juta rupiah) dan 1 (satu) tas warna coklat yang berisi baju dan celana korban dan kalau di total kerugian korban ditaksir Rp 5000.000,- (lima juta rupiah).

Kanit Reskrim Polsekta Belawan AKP B. Pakpahan kitaka dikompirmasi tetap Top Kota membenarkan adanya perampokan dikampung salam,"ya benar ada perampokan supir truk di kampung salam" di jalan Tol Kampung Salam ( 1 KM dari pintu Tol arah Belawan) kel.Belawan II  Kec.Medan Belawan, Petugas telah menerima laporan korban,  Anggota Kita juga sudah turun ke lokasi dan saat ini kasusnya dalam pengembangan,"jelasnya.
(Red/GS/Mdn)

Posting Komentar

Top