STABAT | GLOBAL SUMUT-Tim orientasi
kepemimpinan penyelenggaraan Pemerintahan daerah angkatan ke-5 tahun 2013
diantaranya Bupati Buleleng Provinsi Bali Putu Agus Suradnyana, Bupati Buru
Selatan Provinsi Maluku Tagop Sudarsono Soulisa, Bupati Pegunungan Bintang
Provinsi Papua Wellington Lod Wenda, Wakil Bupati Timor Tengah Utara Provinsi
NTT Aloysius Kobes, Wakil Bupati Barito Selatan Provinsi Kalimantan Tengah
Satya Titiek Atyani Djoedir, Wakil Bupati Yahukimo Provinsi Papua didampingi
sejumlah pejabat Badan Diklat Kementerian Dalam Negeri berkunjung ke Ibukota
Kabupaten Langkat, Stabat, Senin (9/9).
Rombongan disambut
Plt. Sekda dr. H Indra Salahuddin didampingi Asisten I bidang Pemerintahan
Abdul Karim dan sejumlah SKPD di rumah dinas Bupati Langkat. Selanjutnya setelah
beberapa saat rehat rombongan langsung bergerak melihat dan meninjau berbagai
praktik penyelenggaraan Pemerintahan daerah.
M. Yusuf mewakili
Kaban Diklat Kemendagri sebagai pemandu rombongan menjelaskan tujuan Observasi
Lapangan selama 3 hari itu mengamati penyelenggaraan Pemerintahan daerah sesuai
amanat UU no 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan daerah dan berbagai perpu
lainnya dikaitkan dengan isu aktual yang mencakup aspek pemerintahan,
pembangunan, politik dan kemasyarakatan serta keuangan daerah.
"Diharapkan peserta
orientasi mendapat pemahaman yang komprehensif antara teori, konsep dan prinsip
kepemimpinan dan penyelenggaraan pemerintahan daerah bersama para kepala daerah
yang telah memiliki masa jabatan lebih dari 1 tahun” ujar Yusuf
Disadari bahwa kondisi
obyektif yang dihadapi masing – masing peserta sebagai kepala daerah berbeda
dengan kondisi penyelanggaraan pemerintahan pada daerah yang akan dijadikan
lokus observasi, namun dengan pengalaman masa tugas sekurang – kurangnya 1
tahun, diharapkan peserta akan memperoleh banyak yang akan mengispirasi dalam
memulai pelaksanaan tugas, tambahnya.
Sebelumnya Plt Sekda dr. Indra Salahuddin memaparkan
penyelenggaraan pemerintahan, geografis, topografi dan berbagai potensi Langkat
serta keberhasilan yang diraih, Dalam sesi diskusi di ruang pola kantor Bupati,
para peserta memfokuskan pembahasan tentang keberhasilan Langkat dalam menjaga
kelestarian lingkungan hidup ditengah gencarnya explorasi alam oleh para
investor.
Wakil Bupati Timor
Tengah Utara Prov NTT Aloysius Kobes mengaku terkesan melihat wajah kota Stabat sebagai
ibukota Langkat yang dia nilai sangat hijau dan sejuk, berbanding terbalik 180
derajat dengan daerah asalnya.
Diketahui Langkat era
kepemimpinan Bupati Ngogesa banyak menuai prestasi Nasional dalam berbagai
bidang dan kemajuan di berbagai sektor pembangunan, sehingga beberapa tahun
belakangan menjadikan daerah tersebut tempat favorit kunjungan dan studi
banding bagi berbagai daerah seluruh Indonesia baik Pemerintah Daerah, Tim
penggerak PKK, maupun para Investor yang ingin menanamkan modal.(Awaluddin/Langkat)


Posting Komentar
Posting Komentar