0
BELAWAN | GLOBAL SUMUT-Oknum Pertamina Labuhan Deli (Medan Grup) Rahmatsyah lakukan pungli di depot Instalasi penimbunan BBM Pertamina Labuhan Deli (Meda Grup). Aksi pungli yang merupakan pelanggaran berat itu dilakukan di depan wartawan. Jumat (17/1/2014) jam 10 pagi.
           
Pungli yang dilakukan Rahmatsyah berawal dari mobil tangki Pertamina yang hendak ke luar menuju SPBU. Rahmatsyah yang bertugas di pos keluar masuk mobil tangki menghentikan laju mobil tangki dengan cara memanggil sopir. Selanjut Rahmatsyah yang tak sadar oarang yang berdiri bersamanya wartawan menghampiri sopir dan meminta sejumlah uang, karena takut sopir mobil tangki itu memberikan uang dengan cara mengulurkan tangannya.
           
Pungli yang dilakukan oknum security nakal itu juga dilihat sejumlah warga yang mangkal di depan pintu. Seakan tak berdosa, Rahmatsyah meninggalkan sopir yang melaju menuju SPBU. Ketika aksi pungli itu ditegor, Rahmatsyah terkejut, seketika wajahnya tampak pucat.
           
Menanggapi pungli tersebut, ketua umum DPP LSM Bersatu Anak Negeri Indonesia melalui sekretarisnya Kasdi Sijabat melalui telepon selularnya, Jumat (17/1/2014) meminta GM Upms-I Medan segera memecat Rahmatsyah.  “Soal pungli yang dilakukan sejumlah oknum security Pertamina Labuhan Deli terhadap sopir mobil tangki Pertamina sudah sering kita dengar, namun belum ada yang memergokinya sehingga kita tidak dapat bertindak. Sekarang Rahmatsyah tertangkap tangan melakukan pungli, dan kita minta GM Upms-I Meda segera memecatnya, jika tidak GM, HO (KI), Komadan Security yang kita laporkan ke Manager SDM Pertamina Pusat Sugianto atau langsung ke Dirut Pertamina”. Tegas Kasdi.
           
Tindakan yang dilakukan Rahmatsyah lanjut Kasdi tidak bisa ditoleran, pungli merupakan penghambat dan pelanggaran berat, pungli itu juga sangat meresahkan sopir mobil tangki Pertamina dan harus segera dihentikan. Kata Kasdi.
           
Kepala Instalasi Pertamina Labuhan Deli Gunawan belum dapat dikonfirmasi. Begitu juga dengan komandan security Daud, hingga sampai sekarang belum memberikan keterangan resmi. [nr,nm,bu]

Posting Komentar

Top