0
SERGAI | GLOBAL SUMUT-Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman didaulat memimpin delegasi Indonesia oleh Deputi 7 Kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (PMK RI) untuk membahas permasalahan penanggulangan kemiskinan pada Forum Konferensi 4th Asean+3 Village Leaders Exchange Programme (VLEP) yang diselenggarakan oleh International Poverty Reduction Center in China (IPRCC) yang berlangsung sejak tanggal 18-24 September di Hotel Shanghai China.

Agenda utama dari konferensi ini adalah membahas perkembangan sekaligus bertukar informasi seputar program yang sudah dikerjakan oleh masing-masing negara dalam mengentaskan kemiskinan didaerahnya terutama inovasi pemerintah dalam memajukan perekonomian desa.

Hal ini dikemukakan Bupati Sergai Ir. H. Soekirman melalui Kabag Humas Setdakab Drs. Benny Saragih, MM di ruang kerjanya di Kompleks Kantor Bupati di Sei Rampah, Selasa (20/9).

Dalam forum tersebut, Bupati Soekirman sebagai delegasi dari Indonesia untuk permasalahan di Indonesia Bagian Barat berkesempatan memaparkan strategi dan tantangan yang dihadapi oleh pemerintah dalam mensukseskan program pengentasan kemiskinan dari Program PNMP-Mandiri Pedesaaan yang saat ini dilanjutkan dengan program Alokasi Dana Desa (ADD) dan didukung regulasi melalui Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Tema tersebut dituangkan dalam pembahasan mengenai membangun desa sebagai pusat pembangunan ekonomi daerah untuk pengentasan kemiskinan (Building a Village as a Center of Regional Economy Development for Poverty Reduction), jelas Kabag Humas.

Delegasi dari Indonesia lainnya yakni dari mitra Kemenko PMK, Koordinator program Strategic Alliance for Poverty Alleviation (SAPA) Kemenko Kesra Fakhrulsyah Mega dan delegasi dari wilayah Indonesia Timur adalah Muliadi Prayitno dari Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Provinsi Sulawesi Selatan. Turut hadir bersama Bupati Sergai, Koordinator Daerah SAPA Sergai Kominta Sari Purba.

Di Kabupaten Sergai sendiri, menurut Kabag Humas Benny Saragih sebagai salah satu lokasi inti daerah sasaran program SAPA telah melaksanakan berbagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.  Dalam hal ini, Pemkab telah memfokuskan berbagai kebijakan maupun program dalam beberapa kluster. Salah satu kluster tersebut adalah program percepatan penanggulangan kemiskinan yang bersinergi dengan Program-program Kemenko Kesra.
Usai memberikan pemaparannya dihadapan 76 peserta konferensi yang berasal dari 13 negara ini, Bupati Sergai bertukar cenderamata dengan perwakilan dari Asian Development Bank dan IPRCC serta Mr. Armyn Bauer sebagai co sponsor dari 4th VLEP. Kesepuluh negara yang ikut dalam konferensi ini merupakan negara ASEAN ditambah 3 negara yakni China, Jepang dan Korea.

Selain bertukar informasi mengenai program dan succes story masing-masing negara, para delegasi negara ASEAN termasuk Bupati Ir. H. Soekirman akan tinggal di desa sekitar Shanghai untuk melihat langsung  dan belajar pengalaman masyarakat dan lembaga desa disana untuk kemudian dijadikan sebagai bahan komparasi dan pembelajaran bagi masyarakat di Sergai.(putra)

Post a Comment

Top