0
DELI SERDANG | GLOBAL SUMUT-Jembatan peninggalan Belanda di Sungai Lau Tengah, Desa Namorih, Kecamatan Pancurbatu yang dilalui pengguna jalan sangat memprihatinkan dan terancam ambruk.

Jembatan peninggalan Belanda yang terletak di Sungai Lau Tengah, Desa Namorih, Kecamatan Pancurbatu sangat memprihatinkan dan mendekati ambruk. Bila Pemerintah Kabupaten Deliserdang tidak secepatnya menangani jembatan yang berada sepuluh meter di atas air sungai itu dikhawatirkan akan menelan korban jiwa.

Beberapa warga setempat  mengatakan jembatan yang panjangnya sekitar 20 meter dan lebar 3 meter ini sudah berumur hampir satu abad. Lantai jembatan sudah beberapa kali dilakukan perbaikan, namun karena usianya yang sudah cukup tua membuat lantainya tidak bisa bertahan lama. Ketika mobil berat melintas, maka semua badan dan penyangga jembatan bergetar seakan mau ambruk.

Budi, warga yang setiap hari melintas di jembatan itu juga mengungkapkan, beberapa waktu lalu, pernah ada becak bermotor nyaris terjatuh ke dasar sungai akibat terperosok pada lantai yang rusak. Beruntung, ketika itu tidak sampai terjatuh setelah seksi jembatan nyangkut pada kerangka lantai.

Urat Nadi Perekonomian

Saat Kepala Desa Namorih dijabat oleh Timotius sudah pernah diusulkan ke Pemkab Deliserdang untuk membangun jembatan tersebut. Namun yang terjadi, meski kepala desa sudah berganti kepada Andi Warista, jembatan tersebut belum juga ada tanda-tanda akan diperbaiki. Malah kondisinya semakin parah dan membahayakan.

Jembatan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat dan merupakan jalan alternatif menghubungkan Kecamatan Pancurbatu dengan Kecamatan Kutalimbaru dan merupakan urat nadi perekonomian masyarakat di beberapa desa di Kutalimbaru dan Pancurbatu.

Kepala Desa Namorih Kecamatan Pancurbatu Andi Warista mengakui kondisi jembatan Sungai Lau Tengah di Desa Namorih sangat memprihatinkan. Andi juga mengakui sudah memohonkan ke Pemkab Deliserdang agar jembatan itu segera diperbaiki atau diganti baru guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Namun kenyataannya hingga  menjelang akhir 2016 ini belum ada tanda-tanda akan diperbaiki.(GBS)

Post a Comment

Top