0
MEDAN  | GLOBAL SUMUT-Setelah mendapat sambutan baik dari seluruh masyarakat dari berbagai lapisan, baik dari para ulama dan tokoh masyarakat, kini Lounching Aplikasi E-Policing yang pertama kali di Provinsi Sumatera Utara mendapat apresiasi dari para pejabat daerah dan jajaran. Sebab, Aplikasi Polisi Kita ini terintegrasi dengan seluruh Polres yang berada dijajaran Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut). Seluruh lapisan masyarakat dapat terhubung langsung dengan Kepolisian selama 24 jam penuh tanpa batas ruang dan waktu. Melalui Aplikasi E-Policing tersebut, seluruh masyarakat di Provinsi Sumatera Utara dapat berbagi informasi dan melakukan komunikasi langsung. Sehingga pelayanan Kepolisian dapat terselenggarakan dengan cepat, akurat dan mudah dalam satu genggam (camm on hand).

Launching ini ditandai dengan penekanan I-Pad yang dilakukan Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, Asman Abnur, SE, M.Si dan Kapoldasu, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel disaksikan Gubsu Ir H.T. Erry Nuradi MSi, Kasdam I/BB Brigjen TNI T.Aritonang, Walikota  Medan serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Sumut dan Kota Medan dan seluruh lapisan masyarakat.
               
Kapolri, dalam kesempatan tersebut, mengatakan, diharapkannya aplikasi ini membawa perubahan di Polda Sumut, termasuk warga Sumut. Kemudian, dengan adanya Aplikasi Polisi Kita ini, menjadikan suatu tantangan untuk berikutnya. "Tantangan berikutnya adalah bagaimana dari Kepolisian terutama di Polda Sumut, bisa menyamakan persepsi. Tidak gampang untuk 30.000 orang personel untuk menyamakan persepsi untuk betul-betul berubah mainsetnya untuk melayani publik. Yang kedua bagaimana langkah-langkah dilapangan. Minta bantuan, personel harus cepat datang kelokasi. Ini merupakan tantangan, paling tidak kita hargai. Langkah Kapolda ini seharusnya memulai dan mengisinya segera."ucap Kapolri.

“Presiden ingin layanan publik yang diberikan benar-benar dapat dirasakan masyarakat. untuk itulah Kepolisian melakukan sejumlah reformasi, salah satunya pelayanan publik. Dengan adanya aplikasi Polisi Kita, dapat kita mewujudkannya. Dengan demikian masyarakat tidak perlu datang ke kantor Polisi, mereka cukup meng-klik aplikasi melalui Hp Android dan petugas pun langsung datang.”sambung Kapolri.
         
Kapolri juga mengatakan, untuk menghindari kontak langsung masyarakat dengan polisi. Apalagi selama ini Sumut identik dengan istilah semua urusan mesti uang tunai. “dengan dilaunchingnya aplikasi ini kita berharap istilah Sumut berubah menjadi semua urusan mesti tuntas.”ucap Jendral Pol Tito Karnavian dengan harapan besar.
               
Selanjutnya Kapolri mengungkapkan bahwa Sumut merupakan salah satu Provinsi termaju di Indonesia. Meski demikian dia mengingatkan agar pembangunan yang dilakukan di Sumut tidak hanya menitik beratkan Infrastruktur saja, tetapi juga harus membangun manusia dan budayanya. Jika itu dilakukan, Kapolri optimis Sumut dapat menjadi model percontohan di Indonesia.
               
Sementara itu  Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, Asman Abnur SE M.Si mengatakan, peluncuran aplikasi ini merupakan membangun budaya baru di tubuh kepolisian dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Diharapkannya, ini menjadi contoh dan bukti bahwa proses perubahan harus dimulai dari pemimpinnya.
               
“Untuk itu saya mengucapkan selamat atas peluncuran aplikasi Polisi Kita. Dengan aplikasi ini masyarakat dapat dengan mudah berinteraksi dengan kepolisian. Diharapkan sistem informasi Polri yang sudah baik ini dapat di integrasikan secara nasional,”papar Menpan.
               
Sebelumnya, Kapoldasu Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel dalam laporannya menjelaskan, peluncuran aplikasi Polisi Kita sebagai penjabaran dari program prioritas Kapolri dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu, Polda Sumut membangun program pelayanan publik online yang terintegrasi kepada seluruh Polres di Sumut.
               
“Ini upaya kami untuk menyayangi dan melindungi masyarakat. Kami menghadirkan aplikasi ini agar masyarakat mudah mendapatkan pelayanan Kepolisian. Pelayanan ini berupa respon cepat, informasi tentang Polda dan Polres di Sumut dan penerimaan pengaduan masyarakat,” jelas Kapolda.
               
Apresiasi juga disampaikan Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi. Dengan peluncuran aplikasi Polisi Kita ini, Eldin berharap kondisi kantibmas di Sumut, terutama Kota Medan semakin aman dan kondusif lagi. Mantan Wakil Wali Kota dan Sekda Kota Medan ini selanjutnya mengajak warga untuk memanfaatkan aplikasi ini.
               
“Jika ada keluhan terkait masalah keamanan maupun melihat hal-hal yang mencurigakan di lingkungan tempat tinggal masing-masing, warga  tak perlu  mendatangi kantor polisi. Cukup meng-klik aplikasi Polisi Kita, insya Allah aparat kepolisiaan akan datang untuk menindaklanjutinya. Jadi mari kita manfaatkan aplikasi ini,” ajak Wali Kota.
               
Usai launching aplikasi Polisi Kita, Wali Kota kemudian menyerahkan lukisan teh kepada Kapolri didampingi Kapoldasu dan Gubsu. Lukisan yang menggambarkan Kapolri beserta istri itu merupakan hasil karya salah seorang pengerajin UMKM di Kota Medan. Wali Kota menyerahkan lukisan itu sebagai ungkapan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kedatangan Kapolri ke Kota Medan.
               
Sebelum launcing aplikasi Polisi Kita dilakukan, lebih dulu digelar senam aerobik bersama diikuti ribuan warga Kota Medan bergabung dengan aparat kepolisian dan ASN di lingkungan Pemko Medan. Selain senam aerobic, peluncuran juga  dimeriahkan dengan penampilan artis ibukota Vicky Shu dan Armada band. Selain itu Pemko Medan juga menyediakan sarapan gratis kepada seluruh pengunjung yang menghadiri acara peluncuran aplikasi tersebut. [rs/gbs/Fahrizan]

Post a Comment

Top