0
MEDAN | GLOBAL SUMUT-PGubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Tengku Erry Nuradi menutup RAZ Championship 2017 di lapangan parkir utama Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyah (YPSA) Medan, Senin (13/3/2017).

Hadir pada kesempatan tersebut mewakili unsur Forkopinda Sumut, Pembina YPSA Sofyan Raz, Ketua Umum YPSA Rahmawati Sofyan Raz, Sekretaris Umum YPSA Rizki Fadillah Raz, Kadispora Sumut Baharuddin Siagian, mewakili Kadisdik Provsu Kabid SMA Disdik Provsu Hamida, para kepala sekolah dan siswa-siswi YPSA.

Dalam kesempatan itu, Gubsu Erry mengapresiasi RAZ Championship 2017. “Ini merupakan barometer kemampuan daerah dalam bidang seni, olahraga dan sains. Nantinya akan dapat bersaing di tingkat nasional,” ujar Gubsu.

Raz Championship 2017 ini lanjut Gubsu juga merupakan suatu wadah strategis untuk merealisasikan paradigma pendidikan bercorak pembangunan karakter (character bulding). “Seperti tujuan pendidikan nasional saat ini yaitu mengembangkan potensi peserta didik,” kata Gubsu.

Oleh karenanya, Gubsu Erry mengharapkan, dengan diselenggarakan beberapa kegiatan perlombaan seperti Raz Championsip ini para pelajar di Kota Medan dapat terus mengembangkan dirinya sehingga membentuk generasi baru yang lebih berintegritas, bermoral, berprilaku santun dan unggul dibidang-bidang pengetahuan dan teknologi.

“Saya mengajak semua komponen masyarakat memberikan dukungan sepenuhnya kepada anak-anak (siswa/siswi) untuk menyiapkan diri meraih kesempatan yang terpampang dihadapannya. Dengan memastikan bahwa apa yang mereka peroleh dari lembaga pendidikan saat ini memang yang mereka butuhkan untuk menjawab tantangan zamannya,” ujar Erry.

Pada kesempatan itu, Gubsu Erry berpesan kepada para peserta Raz Championship 2017 agar pengalaman yang diperoleh sepanjang kompetisi seperti jujur, transparan dan sportif tetap melekat pada diri sendiri. “Diasuh terus hingga menjadi ciri atau karakter diri sebagai seorang yang terpelajar,” tutur Erry.

Sementara, Ketua Panitia Pelaksana Sapri Moesa mengatakan Raz Championship (RC) 2017 ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Yayasan Pendidikan Syafiyyatul Amaliah (YPSA) setiap tahun. “Tahun 2017 merupakan yang kesembilan kalinya dilaksanakan dan sepenuhnya dibiayai YPSA,” ujarnya.

Sebanyak 24 cabang kompetisi dalam bidang olahraga dan seni ini meraih total hadiah senilai Rp40 juta. Adapun kompetisi yang dilombakan yakni futsal, basket 3 on 3, sepakbola mini SD, tenis meja, drone racing, gitar solo, mewarnai, melukis, festival busana muslim, fotografi, vocal solo, festival band, tari daerah, puisi, standup comedy. “Pada tahun ini ada perlombaan yang baru dan lain daripada yang lain yakni drone racing dan gitar solo,” ujar Moesa.

RC 2017 ini lanjutnya berlangsung mulai tanggal 6-13 Maret 2017 yang diikuti 112 sekolah dari kabupaten/kota se-Sumatera Utara dengan jumlah peserta kurang lebih 1.713 peserta. “Tahun 2017 ini yang menjadi juara umum SMA Negeri 1 Medan, sedangkan SMA YPSA mendapat peringkat ketiga,” sebutnya.[rs]

Post a Comment

Top