1
SIMALUNGUN | GLOBAL SUMUT-Bermacam  cara  orang  melakukan  pungli  [pengutipan  liar]  apalagi  dalam  intansi  dinas  pendidikan  seperti pas  kenaikan  kelas maupun  kelulusan  dari  mulai  Tingkan  SD,  SMP, maupun SMA  dengan  cara  dipungsikan  komite  sekolah .

Seperti terpantau media ini di salah satu Sekolah dasar negeri di Kab.Simalungun. kepsek  SD Negri  091536 bawang putih  ini melakukan  pungli  mengenai Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN), sebesar  Rp  15.0000 persiswa  sedangkan  pemerintah menyalurkan dana  BOS  ke  rekening  sekolah  dalam  juknisnya  sudah  jelas  arahan nya . ternyata  oknum  kepsek  dan  wali  kelas 6 ,  menurut  penuturan beberapa  orang  wali  murid  yang  minta namanya tidak di jantumkan kepada wartawan,Selasa (25/7).

Saat  dijumpai kepsek  SD Negeri 091536 di ruang  kantor nya  mengatakan  kami  sudah  ada  mengadakan  rapat  sama  wali  murid  dan  komite sekolah  ,  tutur  Kesianna Br Pakpahan S.pd  sudah  ditanda  tanganni wali  murid dan tak  ada  masalah dalihnya. Beberapa  menit  kemudian  komite  sekolah  tiba  dikantor  masih banyak  pak  kasus  korupsi  miliaran  yang  harus  dibahas  sebut Saut Manurung selaku  komite  di SD  tersebut.

Masyarakat  bawang  putih  minta kepada Bupati Simalungun JR Saragih dan  jajaran dinas pendidikan supaya kepsek  SD Negri  091536 bawang  putih  yang  bernama  KESIANNA  BR  PAKPAHAN  Spd  yang telah  melakukan pungli  Biaya SKHUN dan  jelas sudah melanggar P.P NO. 58  tahun  2014  supaya  segera ditindak melalui  peraturan yang berlaku. [Manaor  mangunsong]

Post a Comment

Top