0
Peringatan Hut Korpri Langkat diwarnai pemberian santunan
STABAT | GLOBAL SUMUT - Pemantapan jiwa korps segenap insan pegawai Republik Indonesia dapat meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas, saat ini Pemerintah sedang menata birokrasi menuju tatanan yang bersih, efesien, efektif dan produktif, birokrasi yang semakin transparan dan akuntabel dalam memberikan pelayanan yang murah, cepat dan baik kepada masyarakat.

“Jangan kecewakan rakyat, bekerjalah segiat mungkin” kata Ketua Korpri Drs. H. Surya Djahisa, M.Si membacakan sambutan tertulis Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, seraya diminta sebagai anggota korpri untuk mengedepankan rasa tanggung jawab dan semangat untuk berbuat yang terbaik ketika bertindak sebagai Inspektur upacara pada puncak peringatan HUT Korpri ke-41 di halaman Kantor Bupati Langkat, Kamis (29/11).
Pada bagian lain dalam sambutannya Presiden mengharapkan segenap jajaran korpri hendaknya memastikan rakyat benar-benar merasakan manfaat dari berbagai kebijakan pembangunan yang digulirkan Pemerintah.

Melalui reformasi birokrasi Pemerintah terus menata kelembagaan pelayanan publik, menyederhanakan prosedur pelayanan serta menerapkan standar pelayanan minimal, prosedur yang semula panjang dan berbelit telah semakin dapat dikurangi.

Dalam arahannya tersebut jajaran korpri juga dituntut untuk menuntaskan reformasi birokrasi untuk memantapkan postur Pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

Upacara yang turut dihadiri Kapolres Langkat AKBP L. Erick Bhismo, SIK, Ketua MUI Buya HA. Mahfudz berjalan dengan khidmat dipimpin M. Akhyar, S.STP Camat Brandan Barat, bertindak selaku perwira upacara Drs. H. Binawan Kabag Umpel, pengucap UUD 45 Jarot Setiawan, S.Pd, anggaran dasar korpri Sri Rahayu, S.Pd, panca prasetya korpri Erwin Tarigan, pasukan pengibar bendera dari jajaran Linmas dan pembaca do’a H. Syahrizal, S.Sos, M.Si Kabag Perekonomian serta diringi oleh paduan suara korpri Langkat.

Seusai upacara secara simbolis juga diberikan uang kemalangan bagi 6 orang ahli waris PNS yang meninggal dunia atas nama Parlan dari BPN, Efendie RSU Tg. Pura, Eliya Rita, Marliyana Simatupang, Darnelli dan Jumadi masing-masing staf di Dinas P dan P serta 5 orang perwakilan penerima SK pensiun dan bingkisan bagi PNS yang memasuki masa purna bhakti dan  penerima kartu taspen.(Awal / Langkat).

Posting Komentar

Top