0
LABURA  | GLOBAL SUMUT- Sudah selayaknya  pihak Pemkab Labura di era tahun anggaran 2014 ini dapat berbenah diri dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan menggunakan dana APBD sehingga tertepis  nilai negatif berbagai kalangan terhadap jaringan  dalam pelaksanan proyek.
Terutama dalam seleksi penempatan PPK dan PPTK yang bermental korup harus di kikis habis tapi hal ini seperti  sudah menjadi  tradisi di R.S.U.D Labura,yang terlalu banyak menuai  masalah seperti pelaksanaan proyek gudang obat/apotik di R.S.U.D Dana APBD 2014 sebesar Rp. 99.700.000,- di laksanakan oleh CV.Ravi Group Jaya yang terlihat jelas pekerjaannya ada unsur penyimpangan aturan bestek yang ada , hingga banyak di lakukan manipulasi terhadap penggunaan material yang sudah di anggarkan.  Langkah permainan dapat di tinjau dari keberadaan konsisultan yang di ragukan keberadaannya juga panitia dan pengawas lapangan yang tidak pernah ada di lapangan proyek dalam mengawasi dan membimbing kegiatan tersebut.
Ada dugaan kalau proyek ini memang di laksanakan sendiri oleg dewan terkait, perusahaan hanya sebatas formalitas pengelabuan untuk memuluskan proyek ini.
Menerangkan hal ini Munis Nasution selasa (25/03 ) sebagai pemerhati konstruksi di Labura saat meninjau bangunan di lokasi proyek, “ Saya tidak yakin kalau hasil mutu bangunan ini bisa baik, apa lagi slop pondasi yang di ragukan juga pemakaian besi beton yang tidak setandart, bahkan pembuatan penambahan pondasi  titi  akses masuk ke gedung obat saja menggunakan batu bata  biasa atau pun  cor, Cuma di pasang batu rolax dan pondasi kamar mandinya jelas sama sekali tidak menggunakan slop bertulang, beliau harap masalah penggunaan standart rangka bajanya.
Menindak lanjuti  tradisi dalam pelaksanaan proyek asal jadi seperti ini dan agar terungkap indikasi kongkalikong spermainan atas proyek ini.  Kita sebagai pengurus inti LSM PERKARA  akan menindak lanjuti hal ini lebih lanjut secara serius, sebab kalu pun ada kepanitiaannya yang lama juga, sudah di  publik atas  mental mereka  untuk merusak pembangunan di Labura ketika ini akan di konfirmasikan kepada panitia tidak pernah bisa di temui ( Tan / Labura )

Posting Komentar

Top