0
MEDAN | GLOBAL SUMUT-Masyarakat Sumut sangat kecewa atas kinerja SATKER METRO BBPJN-SU yang terkesan sengaja membiarkan kegiatan peningkatan struktur jalan Tanjung Pura batas kota Stabat menggunakan anggaran Dana APBN senilai Rp. 10.059.263.059,- di laksanakan oleh PT.MOKO  di nilai cacat mutu akibat manipulasi di beberapa titik item pelaksanaan pekerjaan yang terindikasi  telah melakukan konfirasi dalam melanggar dan menjalani dari pada bestek atas kesepakatan kontrak kerja.
           
Hal ini berjalan mulus akibat adanya dugaan telah terjadi kong kali kong antara pihak perusahaan TP.MOKO dengan oknum-oknum di SATKER tersebut. Permainan KKN ini mengakibatkan kerugian keuangan negara cukup besar.
           
Hasil investigasi dan pantauan lapangan beberapa waktu lalu terdapat berbagai kejanggalan atas hasil kegiatan ini. Seperti pemasangan bata dengan mortal dan galian untuk selokan rainase di duga telah di manipulasi. Belum lagi perkerasan beton semen dan lapis pondasi bawah beton kurus, bahkan belum seumur jagung pengerasan pada bahu jalan telah mengalami retakan  dan  petak hingga diameter ± 20 Cm. Hal ini terjadi akibat kekurangan campuran  penggunaan semen dan material lainya. Di beberapa  item kegiatan seperti tembok prnahanan tanah  (TPT) telah retak , sepertinya telah terjadi pembiaran atas pelaksanaan paket proyek jalan provinsi ini.
            
Ketika buruknya mutu dan dugaan manipulasi terkait pekerjaan ini di konfirmasikan kepada PPK Warmen Sinaga ST, melalui SMS HP selular tidak sekalipun memberikan keterangan. LSM PERKARA SUMUT yang di sapa akrab pak Agus bahwa pihak kami telah melakukan investigasi dengan hasil temuan di lapangan serta telah kami layangkan surat untuk klarifikasi, mempertanyakan kejanggalan-kejanggalan atas proyek peningkatan jalan provinsi tersebut tetapi belum pernah ada jawaban dari pihak penyelenggara negara KASATKER METRO BBPJN-SU . Hal ini akan tetap kita tindak lanjuti , melihat hasil kondisi lapangan  terkesan adanya KKN terhadap paket ini. Berawal mula pada proses lelang hingga pelaksanaan pekerjaan yang telah cacat mutu.
           
Ada pun kekeliruan dalam kegiatan yang di mksud  pada proyek ini  antara lain: - Dugaan  penggunaan  campuran semen  yang tidak sesuai standart volume dapat terlihat dari bahu beton dan tembok penahan tanah yang sudah retak. – Ketebalan lantai dasar parit yang di manipul;asi baik volume maupun materialnya. – Trial uji coba aspal di lakukan di dalam efektif bukan di luar efektif , padahal uji coba trial tidak termasuk di dalam kontrak, belum lagi  pekerjaan terhadap pasangan mortal parit rainase patching dan galian wading   tanpa diawasi  konsultasi supervisi. Naifnya lagi ada unsur pengaburan atas proyek dengan  anggaran puluhan milyar tidak memasang plank proyek hingga masyarakat menyebut ini termasuk proyek siluman milik pejabat . Kita meminta aparat terkait agar segera membongkar dan mengusut tuntas permainan terhadap proyek ini. Ungkap Ketua serius (Tan)

Posting Komentar

Top