BELAWAN
| GLOBAL SUMUT-Ratusan
nelayan sekala kecil Medan Utara yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama
(KUB) Deli Usaha Mandiri, KUB Bahari Indah, KUB Nelayan Makmur, KUB Amanah, dan
KUB Lancang Kuning Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan protes
pembangunan penggandaan jembatan Sei Deli. Pasalnya kolong jembatan yang
dibangun Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) itu rendah yang akan mengganggu
hilir mudik nelayan. Senin (20/1/2014).
Ketua KUB
Lancang Kuning Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan Ucok melalui
globalsumut.com di tangkahan bot nelayan, Senin (20/1/2014) sesalkan BBJN.
“Seharusnya sebelum pembangunan dimulai, pihak BBJN berkordinasi dengan nelayan
tentang tinggi rendahnya air sungai dikawasan bangunan, dengan begitu
pembangunan jembatan dapat dinaikkan ketinggiannya, bukan seperti sekarang ini
yang hampir sama rendahnya dengan jembatan lama, yang tentunya dapat menghambat
mata pencaharian nelayan saat air pasang”. Kata Ucok.
Hal senada
juga dikatakan ketua KUB Nelayan Makmur Isa. BBJN harus meninggikan jembatan
sei deli 30 cm lagi. “Jembatan sungai deli itu harus ditinggikan lagi 30 cm,
jika tidak maka sama saja dengan jembatan lama yang selama ini menjadi keluhan
nelayan Medan Utara. Sebab itu kami akan melaporkan masalah jembatan sungai
deli tersebut kepada Ditjend PU dan Menteri Kelautan dan Perikanan-RI sekaligus
memohonkan penambahan ketinggiannya”. Tegas Isa.
Pantauan
globalsumut.com di lapangan, bangunan penggandaan jembatan sei deli yang
menelan APBN mencapai Rp. 14 miliar itu persis sama tingginya dengan jembatan
yang lama. Tiang pondasi beton rendah dan diperkirakan beton gelegar yang
bakal dipasang akan terpukul arus deras sungai deli saat air kiriman datang.
Sebelum
pembangunan dikerjakan, pihak BBJN tidak melakukan koordinasi kepada nelayan
sekala kecil Medan Utara untuk mengetahui ketinggian air sungai deli saat air
kiriman datang. BBJN membangun penggandaan jembatan sei deli yang mana
kolongnya sama rendah dengan jembatan lama yang selama berpuluh tahun menjadi
problem nelayan.
Kepala BBJN
Ir. Seta Wijaya ketika dikonfirmasi globalsumut.com melalui telepon selularnya
(SMS-red) tidak menjawab. Begitu juga dengan PPK pembangunan Penggandaan
Jembatan Sei Deli Ir. Warman Sinaga. Kedua orang yang paling bertanggung jawab
atas bangunan jembatan sei deli itu terkesan alergi terima pertanyaan wartawan.
[mn/bu].
Teks foto : Bangunan Penggandaan Jembatan Sei
Deli yang nyaris sama rendahnya dengan jembatan lama. Foto : dok/gs.
Posting Komentar
Posting Komentar