MEDAN
| GLOBAL SUMUT-Camat Medan Marelan Parlindungan Nasution “pembohong”.
Dirinya ngaku kalau bawahannya Muhammad Nur belum PNS. Padahal Muhammad
Nur yang gugat istrinya ke PA Medan yang ngaku honorer di kantor Camat
Kecamatan Medan Marelan itu bersetatus PNS sesuai SK pengangkatan Nomor :
813/167.K dengan NIP 196911182014111001 tertanggal 2 Maret 2015.
“Muhammad Nur masih calon dan belum PNS”. Saat dikonfirmasi beberapa
waktu lalu. Selasa (15/12/2015).
Muhammad
Nur yang akrab disapa pak Muh itu tanggal 2 Nopember 2015 gugat
istrinya Basyariah ke PA Medan melalui 3 orang pengacaranya. Dalam
gugatan tertulis tersebut Muh ngaku honorer di kantor Camat Kecamatan
Medan Marelan. Parahnya Camat Parlindungan Nasution bukannya tindak
tegas Muh, malah Camat dukung dan lindungi bawahannya itu. “Muhammad
Nur belum PNS, dia masih calon PNS”. Kata Parlindungan saat dikonfirmasi
beberapa waktu lalu.
Sidang
gugat cerai yang bohongi Majelis Hakim PA Medan itu berlangsung 2 kali
(Mediasi dan Pembacaan gugatan-red). Sidang akan dilanjutkan tanggal 21
Desember 2015 mendatang dengan pembacaan jawaban tergugat.
“Tuhan
masih sayang pada saya. Meskipun selama ini Muh tak jujur (ngaku
honorer pada istri-red) dan ajukan gugat cerai ke PA Medan tapi hari ini
terungkap, ternyata suami saya Muh sudah jadi PNS sejak tanggal 2 Maret
2015. Saya berharap agar Majelis Hakim nantinya dapat mendalami kembali
gugatan Muh yang mengaku honorer itu”. Kata Basyariah saat ditemui di
tempat kediaman orangtuanya.
Basyariah
yang sudah melaporkan Muh ke Menteri Dalam Negeri RI itu minta Badan
Kepegawaian Daerah (BKD) Medan untuk segera memecat Muh. “Saya sudah
dizolimi, saya harap agar BKD Medan segera memecat Muhammad Nur”.
Harapnya.
Sekedar
diketahui, Basyariah berulang kali mendengar dan memergoki kalau
Muhammad Nur alias Muh suka main perempuan. Untuk tutupi kelakuannya
itu, Muh ajukan gugat cerai istrinya ke PA Medan.
Camat
Medan Marelan Parlindungan Nasution ketika dikonfirmasi melalui
telephon selularnya tidak menjawab. Melalui pesan singkat SMS, Camat
yang coba tutupi bobrok bawahannya itu tidak berikan balasan. (rls).
Posting Komentar
Posting Komentar