0
TEBING TINGGI | GLOBAL SUMUT-Arbain (40) wartawan surat kabar yang tinggal di Jalan Puluan Irian Lingkungan IV Kelurahan Persiakan Kecamatan Padang Hulu Kota Tebing Tinggi terpaksa dilarikan di RS Bhayangkara karena bagian pertut sebelah kirinya ditikam pedagang kain keliling bernama Erwin menggunakan sebuah gunting Sabtu (27/8) siang.

Tidak ada satupun mengetahui motif atau penyebab masalah penikaman tersebut. siang itu Arbain baru keluar dari rumahnya untuk pergi melaksanakan tugas pencarian liputan berita. Selanjutnya ditengah jalan tepatnya sekitar 200 meter dari rumahnya tiba tiba Arbain terlibat pertengkaran mulut dengan pelaku.
Mengetahui itu Yuda (20) salah satu anak Arbain langsung mendatangi lokasi kejadian dan memisahkan pertengkaran tersebut. Namun saat itu tanpa diduga duga pelaku mengeluarkan sebilah gunting dari kantongnya kemudian langsung menikamkan kebagian perut sebelah kiri Arbain.

Arbain pun langsung roboh bersimbahkan darah dipasar. Melihat itu Yuda pun langsung memberikan pertolongan dengan membawa Arbain dengan kondisi tidak sadarkan diri dan berdarah darah ke RS Bhayangkari. Tidak itu saja Yuda juga mendatangi sekaligus membuat laporan pengaduan ke Mapolres Tebing Tinggi sekitar 20 meter dari rumah sakit tersebut.

Para personil SPKT dan piket Reskrim pun turun kelokasi kejadian. Akan tetapi sangat disayangkan pelaku tidak lagi berhasil ditemukan dilokasi kejadian maupun dirumah kos nya yang juga terletak diseputaran lokasi kejadian karena pelaku sudah berhasil melarikan diri.

“Aku melihat langsung bapak ku itu (Arbain-red) ditikam. aku tidak tahu apa masalah bapak dan pelaku itu. Aku sempat melerai bapak dan pelaku itu berkelahi tapi aku tidak menyangka pelaku itu mengeluarkan gunting dan langsung menikam bagian perut bapak”. Ujar Yuda anak Arbain ditemui di RS Bhayangkara.
Sementara itu Kasat Reskrim Polres TEbing Tinggi AKP Sugeng W Santoso SH dikonfirmasi menyatakan pihaknya belum mengetahui motif atau penyebab terjadinya penikaman terhadap korban Arbain tersebut. Pihaknya juga masih melakukan pencarian terhadap pelaku karena setelah kejadian pelaku berhasil melarikan diri. “Hingga saat ini kami masih melakukan penyelidikkan dan pemeriksaan untuk bisa mengetahui penyebab penikaman korban itu dan juga kami masih cari keberadaan pelaku”. Ujar Sugeng singkat.(Ardiansyah)

Post a Comment

Top