0
T.BALAI | GLOBAL SUMUT-Polres Tanjung Balai melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi LIONG TOBA 2017 di Halaman Apel Mapolres Tanjung Balai, Kamis (26/1) pukul 09.00 Wib. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Kapolres Tanjung Balai AKBP AKBP Tri Setyadi Artono, SH. S.I.K., MH, Komandan upacara Upacara Kanit Regident Iptu AD. Panjaitan.

Dalam apel gelar pasukan ini dihadiri juga Walikota Tanjung Balai M. Syahrial SH, MH, Ketua DPRD Tanjung Balai Bambang Hariyanto SE, Dandim 0208/AS Letkol Arm Suhono, Danlanal TBA Letkol Laut (P) Bagus Badai Amarullah, Kajari Tanjung Balai, Ketua Pengadilan Negeri Tanjung Balai, Kalapas II B Tanjung Balai dan Ketua Pengadilan Agama.

Kapolres Tanjung Balai AKBP AKBP Tri Setyadi Artono, SH. S.I.K., MH Membacakan Amanat dari Kapolda Sumut, Irjen Pol Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si, dalam sambutannya Kapolda menyampaikan bahwa Apel ini dilaksanakan sebagai pengecekan akhir kesiapan kita dalam melaksanakan Operasi mandiri Kewilayahan “LIONG TOBA” 2017, dalam rangka pengamanan perayaan Imlek 2017 di wilayah Sumatera Utara, baik pada Aspek Personel, sarana Prasarana, serta keterlibatan unsur terkait seperti tni, Pemda, dan Mitra Kamtibmas lainnya.

Berbagai hal tersebut sangat Potensial mengganggu Situasi keamanan di wilayah Sumut, terutama pada saat Perayaan Imlek 2017. Hal ini menjadi tantangan tugas tersendiri bagi Polda Sumut serta Stake Holder terkait, sehingga pada tahun 2017 ini untuk pertama kalinya kita melaksanakan operasi Mandiri Kewilayahan  “liong toba” 2017, dalam rangka menjaga dan mengamankan pelaksanaan rangkaian Ibadah Imlek di seluruh Vihara / Klenteng dan Objek Vital lainnya di wilayah Sumatera Utara.

Operasi Mandiri Kewilayahan “OPS LIONG toba 2017” ini dalam Pelaksanaannya terbagi pada 3 tahap yaitu:

Tahap I : Pengamanan perayaan Imlek pada tanggal 28 januari 2017.
Tahap II: Pengamanan perayaan Cap Gomeh pada tanggal 12 februari 2017.
Tahap III: Pengamanan Perayaan Ceng Beng pada tanggal 4 april 2017.

Secara keseluruhan, Polda Sumut dan jajaran mengerahkan kekuatan Personil sebanyak 4.287 Pers. Beberapa penekanan untuk dipedomani dan dilaksanakan dalam Operasi Liong Toba 2017, yaitu :

Tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan diri maupun satuan dalam melaksanakan tugas, sehingga mampu merespon secara cepat dan tepat setiap bentuk gangguan kamtibmas yang terjadi.
Pelihara kondisi fisik dan mental saudara untuk dapat senantiasa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat kapan pun dan dimanapun.
Persiapkan dengan baik seluruh peralatan, sarana dan prasarana yang akan digunakan untuk mendukung kelancaran dan keberhasilan tugas.
Laksanakan tugas dengan penuh ikhlas serta semangat pengabdian terbaik, melalui tampilan sikap yang humanis dan simpatik, serta hindari sikap arogansi dan kesewenang-wenangan.
Penggelaran personel harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya, baik di tempat ibadah, tempat tinggal, jalur lalu lintas, lokasi wisata, maupun tempat – tempat lain yang berpotensi terjadi gangguan kamtibmas.
Lakukan tindakan Proaktif dan Aantisipatif dengan melibatkan semua fungsi kepolisian serta stake holders terkait untuk menghadapi ancaman aksi teror, sabotase dan kejahatan berkadar ancaman tinggi, serta cegah kegiatan sweeping yang dilakukan oleh pihak yang tidak berwenang.
Laksanakan tugas sesuai S.O.P yang berlaku serta bertindaklah secara Tegas dan Proporsional.
   
Jalin kerjasama yang Sinergis dengan Instansi terkait serta para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan tokoh Aadat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada Masyarakat.

Sumatera Utara ini adalah kampung halaman kita bersama, keberagaman yang kita miliki merupakan Miniatur Indonesia yang sangat berharga, mari kita jaga dan kelola dengan sebaik-baiknya, sehingga menjadi Mozaik yang indah dalam Kebersamaan, semoga Sumatera Utara dapat menjadi Contoh yang baik dalam hal Kerukunan Beragama bagi Provinsi lainnya di Indonesia.[rs/red/gbs]

Post a Comment

Top