0
RANTAU PRAPAT | GLOBAL SUMUT-Kecamatan Panai Hulu menjadi tuan rumah pada pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an(MTQ) Ke-46 dan Festival Nasyid Ke-31   Tingkat Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2017 yangakan diselenggarakan dari tanggal 27 s/d31 Maret 2017 di Lapangan Bola kaki Pondok WeselPerkebunan Aek Jamu.

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Labuhanbatu Muhammad Ihsan Harahap, ST melalui Kabid Pelayanan Informasi Publik Zainul Aripin, MM, Rabu (15/3) usai menghadiri rapat persiapan MTQ dan FestivalNasyid Tingkat Kabupaten di Ruang Rapat Bupati Labuhanbatu.

Menurutnya, kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an Ke-46 dan Festival Nasyid Ke-31 TingkatKabupaten Labuhanbatu yang akan dilaksanakan di Kecamatan Panai Hulu initujuannya salah satu adalah untuk melaksanakan syiar islam, baik dalambacaan-bacaan ayat suci Al Qur’an maupun syair-syair lagu bernuansa islami.

Kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun ini didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu yang nantinya juga turut dimeriahkan olehOrkes Gambus Mutiara Indah Tanjung Sarang Elang.
Lanjut Zainul, dalam pesan Kadiskominfo, menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Labuhanbatu untuk sepenuhnya mendukung kegiatan Musabaqoh Tilawatil Qur'an. Karena, selain kita mendengarkan lantunan ayat-ayat Al Qur’an yang dibacakan oleh para peserta, kita juga dapat mendengarkan alunan irama/syair-syair laguyang bernuansa islami.

“Kegiatan MTQ dan Festival Nasyid ini juga merupakan sebagai ajang pencari bakat paraqor dan  qoriah serta penyanyi dan penabuh yang nantinya akan dapat mewakili Kabupaten Labuhanbatu pada ajang MTQ maupun Festival Nasyid di Tingkat Provinsi Sumatera Utara ataupun di TingkatNasional” jelas Zainul.

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Festival Nasyid menurut hemat saya sesungguhnya adalah suatu kegiatan yang mempunyai arti dan makna yang sangat hakiki dan mulia bagi kita semua, baik di duniamaupun diakhirat nanti, karena kegiatan ini merupakan suatu proses pembelajaran dan pembinaan terhadap nilai-nilai ritual keagamaan dan senibudaya yang islami.

Disebutkannya, Kitab suci Al Qur’an sebagai Rahmatan Lil’Alamin bila kita mau dan mampu memahami,mengamalkan dan melaksanakannya secara baik dan benar memberikan petunjuk danpedoman didalam hidup dan kehidupan bagi umat manusia untuk mencapaikebahagiaan lahir dan bathin di dunia dan di akhirat.

Sedangkan Seni Nasyidadalah salah satu budaya islam dan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari proses pembangunan budaya bangsa, dengan seni semua akan terasa indah dan akanmemberikan kesejukan serta kedamaian dalam jiwa orang yang menghayati dan menikmatinya.

Sementara, CamatPanai Hulu Muslih, SE pada hari yang sama juga menjelaskan, pihak panitia Kecamatanmaupun masyarakat Panai Hulu beserta Unsur Muspika siap menerima dan siap menjadi tuan rumah yang baik dalam pelaksanaan MTQ Ke-46 dan Festival NasyidKe-31 Tingkat Kabupaten Labuhanbatu yang akan dilaksanakan dari tanggal 27 s/d31 Maret 2017 diLapangan Bola Kaki Pondok Wesel Perkebunan Ajamu.

“ini suatu kebanggaanbagi kami karena telah dihunjuk dan dipercayakan sebagai tuan rumah padapelaksanaan dua event kegiatan besar bernuansa islami ini, kami akan berusahamenjadi tuan rumah yang terbaik”, kata Muslih,SE.

Dalam persiapan sebagai tuan rumah, Muslih, SE menjelaskan, bahwa sampai saat ini pihak kecamatan bekerja sama dengan unsur Muspika, Alim Ulama, Tokoh Masyarakat dan unsur Pemuda telah melakukan persiapan Paskibraka, Para Penari Kolosalsebanyak 130 orang pelajar, kemudian telah meyiapkan pemondokan para kafilahdan dewan juri. "Kami juga sedang mempersiapkan gapura, tribun Vip dan lain-lain untuk kesuksesan dan kelancaran pelaksanaan MTQ dan Festival Nasyid ini".[rs/gbs/rd]

Post a Comment

Top