0
MEDAN | GLOBAL SUMUT-Dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Medan saat ini giat melakukan pelatihan dan workshop pembelajaran sains berbasis Guru Asyik Menyenangkan dan Energik dalam Sains (GAMES). Pelatihan dan workshop tersebut dilaksanakan di Laboratorium Fisika Unimed yang menghadirkan guru-guru sekolah Menegah Pertama  se- Kota Medan.

Kegiatan ini merupakan wujud dari amanah Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni menyelenggarakan Perkuliahan, Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung pada (7/9) tersebut dibuka oleh Ketua LPM Unimed diwakili oleh Sekretaris Mukti Hamjah Harahap, M.Si. Hadir sebagai narasumber yakni Dr. Juniastel Rajagukguk, M.Si, Dr. Saronom Silaban, M.Pd dan Halim Simatupang, M.Pd masing-masing untuk bidang pelatihan fisika, kimia dan biologi.

Ketua Pelaksana, yang sekaligus narasumber bidang fisika, Dr. Juniastel Rajagukguk menyatakan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru sains dalam mengelola pembelajaran di kelas sehingga siswa lebih mudah menyerap, memahami dan menerapkan materi pelajaran yang disampaikan guru. Dalam kegiatan ini dilakukan pemantapan materi sains bagi guru yang diintegrasikan dengan pertunjukan media sederhana untuk mendukung pembelajaran.

Pada hari kedua yakni kegiatan workshop, guru-guru dipertunjukkan cara merancang dan mengemas materi eksperimen sederhana sehingga pada saat pembelajaran guru dapat mendemonstrasikan fenomena nyata sesuai dengan apa yang diajarkan oleh guru. “Peserta dalam pelatihan kali ini merupakan guru-guru dari SMP dan MTs di Kota Medan. Selain guru, kegiatan pengabdian ini juga diikuti oleh beberapa calon guru sains yang saat ini sedang praktek pengalaman lapangan (PPL) di beberapa sekolah di Kota Medan”, ungkap doktor dalam bidang material tersebut.

Sementara itu, Ketua LPM Unimed yang diwakili oleh sekretaris Mukti Hamjah Harahap, M.Si dalam sambutannya menyatakan bahwa saat ini (Tahun 2016) Unimed sedang mengelola 100 kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang tersebar di wilayah Sumatera Utara. Dari jumlah tersebut 57 diantaranya didanai oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti). Hasil capaian ini telah mencatatkan Unimed menjadi Universitas terbaik dan paling produktif di Sumatera dalam melaksanakan tri darma perguruan tinggi khusus bidang pengabdian masyarakat.

pelatihan dan workshop ini tidak dipungut biaya apapun dari peserta alias gratis. Malah selama kegiatan berlangsung terlihat panitia pelaksana menyediakan konsumsi dan fasilitas pendukung lainnya bagi para peserta sehingga pelaksanaannya lebih maksimal.Dalam kesempatan tersebut, Mukti juga memotivasi para guru untuk selalu berinovasi dan meningkatkan kemampuan dalam membimbing siswa di kelas. “Manfaatkanlah kesempatan pelatihan ini sebaik-baiknya, gali ilmu dari para narasumber semaksimal mungkin”, pesan Mukti.

Sebelum kegiatan berakhir, kegiatan pelatihan dan workshop ditutup dengan acara penyerahan alat-alat eksperimen sains kepada sekolah mitra yang diterima langsung oleh peserta pelatihan. Adapun setiap sekolah mitra menerima sembilan set peralatan eksperimen sains yang terdiri dari tiga set eksperimen berkaitan dengan fisika, tiga set eksperimen untuk biologi dan tiga set eksperimen untuk kimia. Setelah selesai pelatihan dan workshop, diharapkan para guru dapat menerapkan pola pembelajaran di dalam kelas sesuai dengan yang diterimanya saat pelatihan.[Irfandi Jurnalis warga]

Post a Comment

Top