0
LABUHAN | GLOBAL SUMUT- Mencuri sepeda motor, Budi Santoso (37) bekas residivis terkait kasus narkoba yang bermukim di Jalan Pasar I Rel Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan ini,  bonyok dengan wajah berdarah-darah akibat di hajar massa, Selasa (12/3) sekira pukul 16.00  wib.

Informasi yang berhasil di himpun wartawan media ini di Mapolsekta Medan Labuhan, menyebutkan tersangka yang telah mempunyai tiga orang anak ini di amankan petugas unit reskrim polsek Medan Labuhan usai melakukan pencurian sepeda motor jenis mio di kawasan Jalan Pasar I Rel Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan.

Dalam melakukan aksinya, tersangka pencurian terlebih dahulu mencongkel pintu belakang rumah korban, setelah berhasil masuk kedalam rumah korban yang dalam kondisi kosong, pelaku langsung menggambil sepeda motor mio milik korban.

Pelaku yang tidak mau membuang waktu, langsung membawa keluar sepeda motor tersebut, namun naas, saat akan membawa kabur sepeda motor tersebut, salah seorang tetangga korban melihat dan langsung meneriakinya  maling.

Teriakan tetangga korban langsung mengundang perhatian warga, hingga akhirnya warga langsung menghajarnya hingga babak belur. Akibat hantaman warga, kepala pelaku bocor dan wajah luka-luka dan memar hingga mengucurkan darah segar.

Petugas kepolisian sektor Medan Labuhan yang mendapat informasi langsung turun kelokasi kejadian dan  mengamankan tersangka ke Mapolsek Medan Labuhan untuk menghindari amukan massa yang sudah terpancing emosi dan semangkin ramai  datang ke TKP.

Kanit reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Bonar H Pohan yang di konfirmasi membenarkan adanya penangkapan pelaku curanmor yang diamuk massa," udah kita amankan pelaku, dari keterangan pelaku, dia mengatakan kalau dia sudah dua kali melakukan pencurian sepeda motor, di mana pencurian pertama, pada hari Sabtu 9 Maret 2019 lalu, pelaku menggambil sepeda motor NMax dan pelaku menjualnya kepada temannya Dodi Irawan di kawasan Tanjung Anom dengan harga 4, 7 juta, " ucap Bonar.

Bukan hanya itu saja, perwira yang sempat juga menjabat sebagai kanit reskrim Hamparan Perak itu juga mengatakan kalau kasus pelaku akan dilimpahkan ke Polres Pelabuhan Belawan, " laporan korban atas kejahatan  tersangka banyak di Polres Pelabuhan Belawan, jadi rencananya akan kita limpahkan kasusnya ke sana, biar pihak polres yang melakukan pemeriksaan, " tambahnya.

Terpisah, tersangka saat ditanyai wartawan ini mengaku baru saja keluar dari lembaga pemasyarakatan terkait kasus narkoba, "si Dodi Irawan (penadah-red), adalah temanku sewaktu kami sama-sama dilembaga", ucapnya sambil meringgis menahan perih luka diwajahnya.[abu]

Post a Comment

Top