0
AEK KANOPAN | GLOBAL SUMUT -
Bupati Labuhanbatu Utara Drs.Khairuddinsyah Sitorus SE dalam acara memperingati BMN (Bulan Menanam Nasional ) di Desa Kualuh Beringin Kecamatan Kualuhulu
 senin (3/12), Mengajak seluruh eleman masyarakat  menanam pohon agar kedepanya Kabupaten Labuhanbatu Utara dalam 5 tahun kedepan tampak hijau serta indah,  Khairuddinsyah menambahkan sasaran penanaman pohon di prioritaskan pada wilayah pedesaan (rural area) dan pengembangan hutan rakyat, serta tidak kalah pentingnya adalah penanaman di wilayah perkotaan (urban area) untuk penghijauan lingkungan dan pembangunan hutan kota.

Keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sangat strategis dihubungkan dengan konsep pembangunan kota yang memenuhi aspek ekonomi, sosial dan lingkungan,jelasnya

Sesuai keputusan Presiden RI Nomor 24 Tahun 2008 Tanggal 28 Nopember telah ditetapkan sebagai Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) Acara yang di gelar dengan Tema Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional Tahun 2012 adalah "Hutan Kota Mendorong Terwujudnya Indonesia Hijau"
 Pemilihan tema tersebut mempunyai arti bahwa Indonesia khususnya Kabupaten Labuhanbatu Utara mempunyai Komitmen yang tinggi untuk menghijaukan kembali iklim tropis yang telah lama terusik, Serta mempunyai program yang konsisten dalam melaksanakan upaya rehabilitasi hutan dan lahan,dan konservasi lingkungan termasuk biodiversitasnya.
  

Gerakan Penanaman Pohon bertujuan untuk merehabilitasi hutan dan lahan yang terdegradasi/kritis untuk mengembalikan fungsi hutan dan lahan.

Konservasi keaneragaman hayati (bio diversity)baik flora dan pauna termasuk ketahanan pangan serta penyerapan karbon dioksida (C02)dalam rangka mitigasiperubahan iklim global dan berkontribusi terhadap penyediaan bahan sandang dan pangan energi dan ketersediaan air tanah untuk mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat.
 

Hadir dalam acara tersebut  Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) Labura,Kapolsek Kualuhhulu,Danramil 0209 Kapten Setu, Kajari Rantauprapat OKP,Kades,tokoh pemuda,tokoh agama dan lapisan masyarakat.(Untung Hardianto / Labura)



Posting Komentar

Top