0
9 Runah Dilalap Sijago Merah, Ngogesa Langsung Tinjau Lapangan

P.BERANDAN  I GLOBAL SUMUT-Tercatat sedikitnya sembilan rumah warga Jalan Wahidin Gang Kasih Lingkungan VI Kel. Brandan Barat Kecamatan Babalan Langkat, Rabu (19/6) sekira pukul 07.30 pagi, ludes terbakar sedangkan lima lainnya rusak ringan serta dua terpaksa dirusakkan guna pencegahan rembetan api.
Peristiwa tersebut tidak menelan korban jiwa namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta, disinyalir obat nyamuk dari salah satu rumah korban sebagai pemicu kebakaran. Akhirnya api dapat dijinakkan dua jam setelah kejadian, menyusul kehadiran beberapa unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik PT. Pertamina Pangkalan Brandan maupun Pangkalan Susu.
Diantara rumah warga yang mengalami rusak berat masing-masing dimiliki S Ginting, J Nababan, James Tobing, M Pasaribu, Rirki Hutasoit, Zulham Ginting, P Naibaho, Marbun dan N Gultom. Sedangkan rusak ringan merupakan rumah A Sijabat, Manihuruk, W Sitorus, A Ginting  dan Pardede serta terpaksa dirusak rumah Marbun dan Hutagaol.
Berdasarkan keterangan dihimpun wartawan disebutkan, api berawal dari rumah salah seorang korban bermarga Hutasoit. Asal muasal api, diduga warga dari obat nyamuk bakar yang dinyalakan letaknya dekat bahan mudah terbakar. Sampai akhirnya, api menjalar serta membesar di rumah Hutasoit yang dihuni 3 anak dan mertuanya yang biasa dipanggil Opung Rizki.

Rumah terbuat dari papan, sehingga membuat api dengan cepat merembet ke rumah lainnya yang letaknya berdempetan. "Saya lagi berbicara dengan tetangga saya. Saya lihat asap mengepul dirumahnya (Hutasoit)," kata B Sitorus (63) yang diiyakan Opung Maria Boru Simbolon (60).

Melihat asap mengepul dan api semakin membesar, warga coba bergotong royong memadamkan menggunakan alat seadanya sebelum damkar tiba. Kobaran api kian membesar serta lokasi didalam gang, membuat proses pemadaman semakin sulit. Apalagi, damkar sempat kehabisan air menjadi bahagian kendala pemadaman.

Bupati Langkat, H Ngogesa Sitepu, SH secara bersamaan sedang melakukan kegiatan di seputaran Teluk Aru spontan mendatangi lokasi sekaligus perintahkan Camat maupun Kantor Sosial mensikapi keadaan menurunkan bantuan tanggap darurat serta posko pelayanan termasuk diantaranya dapur umum. Tidak hanya itu, setelah mendengar ratapan korban Ketua DPD Partai Golkar yang dicalonkan banyak partai untuk memimpin kembali Langkat periode selanjutnya membantu secara pribadi untuk rumah rusak parah perKK diberikan Rp3,5 juta dan rusak ringan Rp1,5 juta serta bagi warga menyewa rumah Rp2 juta.
“Ini merupakan musibah dan cobaan yang harus kita terima dengan sabar dan lapang dada, Insya Allah semuanya kita bantu. Semuanya harus menjaga kesehatan karena itu yang terpenting, kemudian lakukan pendataan terhadap surat-surat atau berkas berharga yang mungkin hilang atau turut ludes segeralah laporkan kepada pihak berkompeten,” tegas Ngogesa yang disambut haru warga korban sekaligus merasa berterimakasih akan atensi maupun kepedulian sang Bupati.Awaluddin / Langkat)

Posting Komentar

Top