0
LABURA | GLOBAL SUMUT-Dengan dalih perpanjangan kontrak pegawai, honor pegawai Dinas Kesehatan yang bertugas di Puskesmas  disunat  sebesar Rp.200.000 oleh Bendahara  dan disetorkan ke Dinas kesehatan Kabupaten Labura. Penyunatan alias pemotongan gaji honor pegawai Dinkes itu terjadi sudah berlangsung lama sejak Kabupaten Labura di mekarkan.Pegawai honor Dinkes , notabene yang ditempatkan di seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Labura, dan menerima honor sebesar Rp.600.000/bulan.

Ketika hal pemotongan gaji honor pegawai Dinkes yang bertugas di Puskesmas, dr Akhyar Rangkuti Kepala Puslesmas kampong Pajak, yang dikonfirmasi GLOBALSUMUT.COM baru-baru ini diruang kerjanya mengatakan, pemotongan gaji pegawai honor dengan dalih perpanjangan kontraknya sudah berlangsung lama terjadi di Dinkes.” Bukan hanya di Puskesmas ini saja yang terjadi pemotongan itu, hampir diseluruh Puskesmas dilakukan pemotongan gaji pegawai honor dengan perpanjangan kontrak, dan biar lebih jelas silakan konfirmasi saja ke Dinkes” kata Akhyar.

Sejumlah pegawai honor mengatakan pada LOBALSUMUT.COM, gaji  kami hanya Rp.600.000/bulan  pemotangn gaji honor pegawai Dinkes dengan dalih perpanjangan kontraknya yang disebut-sebut dilakukan oleh oknum bendahara berinisial JP,  yang bekerjasama dengan pihak Dinkes .Pemotongan gaji honor pegawai Dinkes dilakukan diawal tahun dengan alasan untuk perpanjangan kontrak.  Burhanunddin Harahap, MKes Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Labura belum berhasil dikonfirmasi GLOBALSUMUT.COM terkait pemotongan gaji pegawai honor.(Rinaldy).

Posting Komentar

Top