0
BELAWAN | GLOBAL SUMUT-PT (Persero) Pelindo-I Medan kembali salurkan bantuan bagi siswa berprestasi di wilayah kerjanya. Kali ini bantuan itu disalurkan bagi siswa yang melanjutkan pendidikannya ke Jawa dan Jakarta. Bantuan yang dimaksud sebagai bentuk kepedulian PT (Persero) Pelindo-I terhadap masyarakat sekeliling hususnya Belawan sekitarnya. Jumat (26/8/2016).

“Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian kami PT (persero) Pelindo-I terhadap lapisan masyarakat hususnya warga Belawan sekitarnya. Kami turut bangga adanya warga di daerah ini yang melanjutkan pendidikannya ke Jawa dan Jakarta. Kami Pelindo-I tentunya ikut peduli dan berharap agar siswa yang melanjutkan pendidikannya tersebut dapat berhasil dan berguna bagi nusa dan bangsa”.
       
Hal itu dikatakan Direksi Pelindo-I yang diwakili Corporate Secretary Pelindo I, M Eriansyah dalam sambutannya pada acara serah terima bantuan Pelindo-I di perpustakaan terapung kampung nelayan seberang lingkungan 12 Kelurahan Belawan-I Kecamatan Medan Belawan. Jum’at (26/8/2016).
           
Sebelumnya M.Eriansyah yang didampingi Asisten Corporate Secretary (ACS) Humas Pelindo I, Fiona Sari Utami dan rombongan serta anak-anak didik mengendarai perahu motor menuju lokasi. Rombongan Pelindo-I disambut puluhan warga masyarakat, kepala lingkungan, dan pengurus perpustakaan terapung. Sementara warga yang menerima bantuan kelanjutan pendidikan Universitas di Jawa dan Jakarta yakni Lili Anggreani, Rudianto, Rindu Febrian Ananda, dan Nazrin.
           
Warga masyarakat bersyukur atas kepedulian Pelindo-I. “Kami sangat berterima kasih kepada Pelindo-I yang telah peduli terhadap kelanjutan pendidikan anak-anak kami. Kami warga kampong nelayan seberang hanya bisa mendoakan semoga Pelindo-I Medan tetap jaya selamanya”. Demikian dikatan ibu kandung Rindu, Misriani.   

Terpisah, di sisi lain pemerintah kota Medan kucilkan kampung nelayan seberang. Selain kumuh, kampung yang berada di seberang lautan Sundari Belawan itu tak tersentuh pembangunan.

“Mungkin kami ini tidak diakui bahagian warga kota Medan sehingga kami tak pernah dipedulikan Pemerintah kota Medan, jangankan pembangunan bantuan apapun sifatnya kami dibelakangkan”.
           
Demikian dikatakan Mardiana (38) warga kampung nelayan seberang lorong 11 Kelurahan Belawan-I Kecamatan Medan Belawan saat menyerahkan bantuan Pelindo-I, Jumat (26/8/2016).
           
Mardiana yang didampingi puluhan warga lainnya juga keluhkan penerangan listrik yang setiap hari mati. “Setiap hari listrik di kampung ini mati, ketiadaan air bersih, jembatan papan yang rusak jadi keluhan warga tapi tak ada yang peduli”. Ujar Mardiana yang diaminkan warga lainnya.
           
Warga kampung nelayan seberang yang sehari-harinya sebagai nelayan mencari ikan di laut harapkan perhatian Pemko Medan. Selain terlihat kumuh, kampung yang dihuni ratusan kepala keluarga tersebut jauh dari dunia pendidikan.

Warga masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan anaknya ke tingkat SMP dan SMA terpaksa harus menyeberangi lautan. Selain beban biaya tinggi, bahaya air laut ancam keselamatan warga. (man/bu).

Post a Comment

Top