0
MEDAN | GLOBAL SUMUT-Kota Medan sebagai kota terbesar ketiga setelah Jakarta dan Surabaya memiliki berbagai potensi pariwisata, baik itu wisata religi, kuliner, belanja, MICE, dan juga Heritage. Berbagai potensi pariwisata yang ada tersebut tentunya harus mendapat dukungan oleh setiap stakeholder yang terkait sehingga mampu meningkatkan kinerja kebudayaan dan pariwisata dikota Medan.

Hal ini sampaikan Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution MSi saat membuka diskusi public dan sosialisasi strategi branding destinasi pariwisata di kota Medan, bertempat di Karibia Boutique Hotel, Jl. Timor, Kamis (25/8).

Dihadapan para peserta diskusi yang berasal dari kalangan pelaku wisata, Akhyar mengatakan, agar sebuah daerah dapat dikenal oleh wisatawan, maka daerah tersebut harus memiliki sebuah brand yang kuat. Demikian juga halnya dengan kota Medan harus mengemas nilai jual branding yang unik berdasarkan nilai jual budaya dan kearifan budaya local setempat.

Saat ini, lanjut Akhyar, telah banyak negara ataupun daerah yang sudah memiliki branding destinasi yang menunjukkan ciri khas negara atau daerahnya masing-masing, seperti Yogyakarta dengan branding nya “never ending asia”, Jakarta dengan brandingnya “Enjoy Jakarta”, dan Bali dengan brandingnya “The island of paradise”. Untuk itulah Kota Medan harus bergerak cepat agar memiliki brand yang kuat yang dapat diingat wisatawan ketika berkunjung ke kota Medan.

“Branding Destinasi kini menjadi icon dari sebuah daerah, untuk menciptakan brand tersebut kita harus terlebih dulu mencintai dan merasa memiliki kota kita, apabila itu sudah tertanam di diri kita, maka segala yang ada dikota Medan ini dapat dijadikan brand ataupun icon, seperti contohnya durian ucok yang kini telah menjadi icon wisata kuliner dikota Medan,”kata Akhyar.

Disamping itu, Akhyar juga mengajak para pelaku usaha untuk lebih mengedapankan ciri khas kota Medan, karena keanekaragaman budaya yang ada dikota Medan menjadi modal dasar menciptakan suatu brand pariwisita. “Para pelaku usaha seperti Hotel, dapat menyajikan makanan-makanan khas dari berbagai budaya yang ada dikota Medan, seperti lontong, kue melayu atau gulai kepala ikan, karena makanan ini yang dirindukan oleh para wisatawan yang berkunjung ke kota Medan,”ungkapnya.(rls)

Post a Comment

Top