0
BELAWAN | GLOBAL SUMUT-Kapal kargo Union Star 47 Batam tabrak jarring nelayan skala kecil. Akibatnya 3 unit jarring ikan mata 300 hilang dan 2 unit rusak berat. Kamis (30/3/2017) jam 09.00 WIB.
           
Nakhoda nelayan jarring ikan Fahrijal alias Sutan (43) sesalkan nakhoda kapal Union Star. Dirinya dan anggota berupaya berikan isyarat pada kapal, namun tak diindahkan.
           
“Kami berupaya berikan isyarat kepada kapal kargo itu bahkan kami sepat mendekati kapal, numun usaha kami itu diabaikan.
Kapal kargo Union Star tetap melintas di atas jarring yang sedang kami bentang. Akibatnya 3 unit jarring ikan hilang dan 2 unit rusak berat”. Kata Sutan di halaman Syahbandar pelabuhan Utama belawan. Kamis 30/3/2017.
`          
Usai kejadian, Sutan bersama teman melautnya Fahrul dan azwar datangi Syahbandar Pelabuhan Utama Belawan.
Sutan yang menetap di lingkungan 23 Kelurahan pekan labuhan Kecamatan Medan Labuhan itu berharap agar kerugian yang dialaminya dipertanggung jawabkan pihak kapal Union Star.
           
“Akibat kejadian itu kami tidak bisa melaut, pihak kapal kargo Union Star harus bertanggung jawab mengganti semua kerugian yang kami alami”. Tegas Sutan.
           
Menurutnya jarring ikan mata 300 dibentang searah Timur laut. Kapal Kargo Union Star datang dari arah Belawan menuju daerah kapal labuh.
Parahnya kapal Union Star tidak masuk alur, kapal lintasi jalan pintas hingga jarring kami ditabrak. Kata Sutan.
           
Kepala Syahbandar Pelabuhan ketika hendak dikonfirmasi tidak ada di ruangannya. Menurut petugas jaga kepala syahbandar sedang di luar. “Bapak tidak ada di tempat, buat aja laporan tertulis agar hari senin dapat diproses”, ujar petugas jaga. [man/bu]

Post a Comment

Top