0
BATU BARA | GLOBAL SUMUT-Beberapa proyek pengerjaan di kecamatan tanjung tiram kabupaten batu bara, perlu pengauditan yang lebih serius, ada indikasi proyek pekerjaan peningkatan ruas jalan kanal tambun tulang menuju posko, yakni desa pematang rambe kecamatan tanjung tiram, yang dilaksanakan oleh PT Torganda, diduga menuai aroma korupsi. Hal itu diduga disebabkan kurangnya kualitas pengerjaan
akibat oknum dinas pu diduga terima fee dari pihak rekanan, agar tidak perlu diawasi oleh dinas terkait, jum'at (7/4/2017).

Proyek pengerjaan tahun 2016  bila dilihat secara parsial ada yang bagus, terkait proyek yang kurang pengawasan sudah mengalami retak (rusak).  Pekerjaan proyek jalan yang sudah mengalami retak dan atau rusak yang dikerjakan tahun 2016.

Menurut kontrak kegiatan pekerjaan sesuai speksifikasi acuan kerja, namun pihak rekanan dengan sengaja mengabaikan aturan yang sudah ditetapkan di RAB. Ini terkesan dinas pu tutup mata.

Menurut, sarifuddin aktivis DPC LSM Penjara Indonesia (Pemantau Kinerja Aparatur Negara Indonesia) menjabat komandan kogadnas mengukapkan," proyek tersebut kurangnya kualitas pengerjaan  disebabkan kurangnya pengawasan dari dinas terkait.

Seyogianya laporan pengawas itu ada harian, mingguan dan bulanan. Jangankan laporan harian, andaikan sekali sebulan diawasi, rekanan pasti mengerjakan dengan baik. Proyek harus diawasi sejak rekanan mulai melaksanakan pengerjaan.

Samping itu, Jali selaku warga kecamatan tanjung tiram, juga sangat menyesalkan pekerjaan proyek tersebut tidak ada satupun dari dinas pu ikut mengawasinya. Tutur jali

Global sumut, saat konfirmasi kedinas terkait tak dapat ditemui, Maka kita tanya pada piket jaga wajib lapor, di informasikanya bahwa bapak lagi di jakarta. Lalu kita konfirmasi PPK melalui selular tak diangkat. Piket jaga wajib lapor yaitu dari satuan polisi pamong praja (satpol-pp) yg dirahasiakan ID nya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan pengawas ada rasa keengganan dengan pihak rekanan, sehingga pengawasan sedikit molor. Mungkin adanya persahabatan atau kekeluargaan di antara mereka," kata kedua tokoh pemuda tersebut kepada, fortal global sumut.

Harapan mereka kepada bupati batu bara, perusahaan ini dapat di black list, ditahun 2017 ini jangan lagi memenangkan perusahaan tersebut. Bukan disitu saja kami juga mengharapkan pada bupati perusahaan ini dapat diajukan keinstansi hukum, karena melakukan dugaan pengurangan volume.[RS/07]

Ket Gambar :
Salah Satu Pekerjaan PT Torganda Di Kanal Tambun Tulang menuju Sp Posko Desa Pematang Rambe Kec Tanjung Tiram

Post a Comment

Top