0
SERGAI | GLOBAL SUMUT-Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di kabupaten Serdang Bedagai mulai masuk babak Baru dalam melakukan Usaha. Usaha yang selama ini dilakukan secara konvensional dan hanya untuk membantu mencukupi kebutuhan rumah tangga mulai berubah pada pola keseriusan  usaha untuk menjadikan usaha mikro menjadi tulang punggung keluarga, Minggu (16/9/2018).

Hal ini terlihat pada kegiatan pendampingan usaha dan  Workshop penggunaan Aplikasi Pembukuan keuangan Usaha berbasis IT, yang dilaksanakan oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Unimed pada Program Iptek Bagi Desa Mitra (IbDM) yang digawangi langsung oleh Doktor Ekonomi Unimed Dr. Fitrawati, M.Si. kegiatan yang mengambil tempat di kantor Bumdes Mangga Dua Jaya Bordir Desa Mangga Dua Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Kegiatan ini langsung melatih kelompok pengerajin bordir,  di wilayah Sergai untuk dapat langsung mengaplikasikan pengetahuan tentang pembukuan dan manajemen keuangan dengan pendekatan IT. “ warga kelompok Usaha ini kita latih dalam penggunaan Aplikasi yang mempermudah pencatatan dan penghitungan keuangan usaha. 
Jadi semua terdata secara online dan mampu diawasi oleh anggota kelompok. Bila tahun kemarin kita focus pada Teknologi Tepat Guna (TTG) dan Perbaikan mutu Produk dan sudah kelihatan hasilnya bertambahnya omset, pendapatan dan anggota kelompok sudah mencapai ratusan yang terlibat pada usaha ini”, ungkap Ketua Prodi Magister Ilmu Ekonomi pasca Sarjana Unimed tersebut. 
Dan selain penggunaan aplikasi “Kekinian” berbasis IT, tim pengabdiaan Masyarakat dari Unimed Juga telah membentuk  ibu-ibu pengerajin border menjadi usaha yang bener-benar mampu menjadi penopang ekonomi keluarga dalam payung hukum Bumdes, dan produk yang dihasilkan tidak hanya bordir tetapi sudah merambah pakaian haji dan Umroh, asesoris jilbab dan pernak-pernik yang terbuat dari akrilik. “ untuk semua fasilitas kantor dan pendampingan kelompok Usaha telah kami sediakan diantaranya Meja, kursi, computer, Print, lemari dan semua ATK kami penuhi untuk mendukung semangat dari para ibu-ibu rumah tangga yang kreatif ini”, imbuh pakar Ekonomi Unimed tersebut.

Kepala Desa Manga Dua, Mustakim yang dihubungi terpisah pada (16/9) mengungkapkan rasa bangganya karena selama beberapa tahun ini Universitas Negeri Medan serius membangun usaha mikro kecil dan menegah yang ada diwilayahnya. Tidak hanya secara moril dan keilmuan semua fasilitas dan alat-alat kebutuhan usaha juga disiapkan.  “ melihat keseriusan Unimed kami merasa bangga dan bersyukur karena kampus memberikan perhatian lebih kepada Ibu-ibu rumah tangga yang selama ini tidak produktif menjadi ibu-ibu yang mampu memenuhi kebutuhan keluarga. Tidak hanya teory saja akan tetapi fasilitas dan kebutuhan usaha secara modern di fasilitasi oleh Unimed. Maka kami dari pihak pemerintahan Desa juga menyiapkan fasilitas tempat dan bantuan usaha bagi kelompok serta menjadi bagian dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) sehingga usahanya dapat lebih optimal. Dan kami berharap program ini terus dapat dikembangkan pada bidang-bidang usaha lainnya”, cetus Kades inovatif di kabupaten Sergai tersebut.[Irfandi Jurnalis warga]

Post a Comment

Top