0

LANGSA | GLOBAL SUMUT-Walikota Langsa Usman Abdullah,SE melantik sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama atau Kepala Dinas di lingkungan Pemerintah Kota Langsa yang berlangsung di Aula Setda setempat, Jum'at (11/1).  

Selain melantik sejumlah Kepala Dinas, Usman Abdullah juga melantik pejabat administrator (eselon III) dan pejabat pengawas (Eselon IV).Usai dilantik, para pejabat eselon II tersebut menandatangani kontrak kerja.

Para pejabat yang dilantik yaitu, Samsul Bahri, SE sebagai Kadis Perhubungan Kota Langsa, Ir. Abdul Qaiyum sebagai Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Langsa, Maimun Sabta,SE,Kepala Satuan Pamong Praja dan Wilatul Hisbah Kota Langsa, Al Azmi, S.STP, M.AP sebagai Kadis Pemberdayaan Masyarkat dan Gampong Kota Langsa, Drs. Zulhadisyah, S Kadis Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Langsa, Armia, SP Kadis Sosial Kota Langsa, Rudi Selamet, SP Kadis Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Langsa, Yanis Prianto, SE,M.Si Kadis Komunikasi dan Informatika Kota Langsa, Dra.Suhartini, M.Pd Kadis Pendidikan dan Kebuyaan Kota Langsa, Ali Musafah, SE Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Langsa dan Muhammad Darfian,ST sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Langsa.

Kepada para pejabat yang dilantik, Walikota Langsa Usman Abdullah, SE mengatakan fakta integritas tidak hanya sekedar dibacakan dalam prosesi pelantikan, namun harus diaplikasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-sehari. 

Dikatakannya, saat ini tidak hanya pegawai saja yang dikontrak, akan tetapi jabatan juga dikontrak."Bukan pegawai saja yang dikontrak, namun jabatan juga dikontrak,"katanya.Dirinya juga akan mengevaluasi kinerja bawahannya setiap persemester.

"Kita tidak tahu bapak-bapak berapa lama menjabat, kami akan mengevaluasi dalam 6 bulan sekali bersama Wakil Walikota dan Baperjakat,"imbuhnya.

Menurut Usman Abdullah, pimpinan tidak hanya dituntut untuk pintar dalam bekerja secara administrasi namun dapat membina hubungan baik dengan semua orang. "jangan hanya meminta pegawai yang baik, namun harus dapat mengubah pegawai yang buruk menjadi baik melalui pembinaan"pungkasnya.(arman suharza)

Posting Komentar

Top