0
LANGSA | GLOBALSUMUT-Musyawarah Daerah (MUSDA) V Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Langsa telah resmi dibuka oleh Walikota Langsa Usman Abdullah, SE bertempat di Aula Badan Pengelolaan Keuangan Daerah, jum'at (21/9) malam.     

Musda yang mengusung tema "Bersatu Kita Teguh, Bersama Kita Bisa" ini dihadiri oleh Dihadiri oleh Ketua DPD KNPI Aceh, Ketua KNPI Kota Langsa, Sejumlah Anggota DPRK Langsa, Unsur Forkopimda Kota Langsa, unsur OKP di wilayah Kota Langsa.

Perwakilan Kodim 0104/ Atim, Polres Langsa, , MPU Langsa dan undangan lainnya.      Ada sejumlah harapan Walikota Langsa pada ajang Musda KNPI tersebut, diantaranya, setelah terlaksananya Musda ini tidak ada lagi Musda KNPI lainnya.


"Tidak ada lagi opening ceremoni sekali lagi, malam ini final satu kepengurusan,"katanya.     
"Kedepan jika masih seperti ini (dualisme kepengurusan) maka anggarannya tidak saya cairkan juga, kita berharap malam hari ini tidak terjadi lagi demikian,"tambahnya.     

Dikatakannya, pemuda harus mampu memberikan kontribusi untuk kemajuan pembagunan daerah."Hadirnya pemuda hurus memberikan kontrisbusi kemajuan daerah bukan menjadi masalah, sehingga kita dapat bersinergi dengan Pemerintah Daerah,"ujarnya.  
  
Selain itu, Usman Abdullah juga berharap agar peserta Musda dapat memilih calon ketua yang memiliki kredibelitas, bekerja berdasarkan pengabdian dan keikhlasan.
"Kepada yang memiliki hak suara, pilihlah ketua yang punya kredibel yang punya hubungan dengan semua elemen yang ada”.     

Tidak hanya itu, lajutnya Usman Abdullah, calon ketua KNPI juga harus mempunyai latar belakang yang baik dan tidak sekedar mencari panggung lewat Musda ini.   
 
Lebih lanjut Usman Abdullah mengatakan, sebuah organisasi tidak akan besar, maju jika di dalamnya terdiri dari orang - orang yang mengambil azas manfaat.   
 
"Tapi harus memiliki pengabdian dan keihklasan, maka organisasi atau sebuah negara baru akan maju,"imbuhnya.     

"Bangsa kita sedang krisis moral, jangan ditambah lagi dengan hal-hal yang lain, jadi berilah kontribusi yang nyata untuk negara ini,"tambahnya lagi. 
   
Pada kesempatan yang sama, Ketua KNPI Kota Langsa Zulfan mengucapkan selamat kepada Pemko Langsa yang telah mendapatkan WTP yang ke 5. 
   
Dalam sambutannya terkahirnya, Zulfan menjelaskan selama tiga tahun menjabat  sebagai ketua telah banyak menjalankan program, salah satunya silaturahmi KNPI se Aceh, tourmanen sepak bola se Aceh, pengembangan wirausaha pemuda, menjembatani hadirnya Ustaz Abdul Somad
DPD KNPI Kota Langsa juga menjadi KNPI terbaik se Aceh.     
Disebutkannya, organisasi KNPI sebagai wadah berhimpunnya organisasi Kepemudaan, saat ini ada 49 OKP di Langsa. "Tanpa adanya OKP, KNPI tidak ada apa-apanya,"tandasnya.  
        
Dirinya juga berpesan, kepada para kandidat dan timses agar tidak ada sikut menyikut, fitnah memfitnah. "Karena kita adalah saudara, setelah Musda kita tetap seperti biasa,"pungkasnya.      Sementara itu, Ketua DPD KNPI Aceh Wahyu Saputra, SE mengatakam, Musda ke V ini adalah agenda rutin dalam sebuah organisasi untuk melakukan regenerasi.     

Menurutnya, ada 3 hal yang mebjadi objek di musda, yaitu LPJ oleh pengurus yang lama sebagai tolak ukur pencapaian pengurus yang lama, pembahasan komisi dan pemilihan ketua yang baru.      Dirinya menegaskan bahwa di Aceh tidak ada lagi dualisme pengurus KNPI.     

"Kita berharap di Kota Langsa juga tidak ada dualisme,"tutupnya.(arman suharza)

Posting Komentar

Top