0
MEDAN | GLOBAL SUMUT-Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi berharap keberadaan koperasi bukan hanya sekadar menampung tenaga kerja, tetapi benar-benar dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Sehingga manfaat koperasi dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat Sumut.
Untuk itu, semua pihak terkait harus bergandengan tangan dan bersama-sama menghidupkan koperasi di daerah ini. “Mari kita bergandengan tangan. Saling mendukung untuk menghidupkan keberadaan koperasi, khususnya di Sumatera Utara. Keberadaan koperasi ini harus benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Gubernur Edy Rahmayadi pada puncak peringatan Hari Koperasi ke-71 tahun 2018 Tingkat Provinsi Sumatera Utara, Kamis (25/10) di Hotel Danau Toba Medan.
Edy Rahmayadi menyampaikan, berdasarkan laporan dari Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Sumut, keberadaan koperasi nasional hanya menyumbang 4,48 % untuk perekonomian negara. Sementara di negara lain bisa menyumbangkan hingga 20 % kepada negara.

Memang, angka tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya menyumbang 3,39 %, meski hanya sedikit. Namun masih jauh tertinggal dari negara lain. Seperti Prancis, keberadaan koperasinya dapat menyumbangkan 18 %, begitu juga dengan Belanda. Bahkan, Selandia Baru dapat menyumbangkan hingga 20 %. ”Jauh sekali dengan keberadaan koperasi kita saat ini,” ungkap Edy.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, kata Edy, siap mendukung pengembangan koperasi, khususnya di Sumut. Dengan harapan, koperasi bisa mengubah infrastrukturnya dan memiliki program yang jelas. “Kita akan keluarkan dana jika program dari koperasi itu jelas. Kita juga ajak pihak perbankan dan kabupaten/kota untuk itu,” sebut Edy.
Kepada penggiat Koperasi di Sumut, Edy juga berharap, agar dapat memanfaatkan potensi-potensi yang dimiliki Sumut. “Kerja dengan serius, rangkul semua pihak terkait dan manfaatkan segala potensi yang ada,” katanya.
Ketua Dekopin Sumut Jabmar Siburian pada kesempatan itu mengatakan, keberadaan koperasi secara nasional hanya bisa berkontribusi 4,48 % terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Namun dari segi penyerapan tenaga kerja mencapai 95 % kontribusi koperasi dan UKM terhadap tenaga kerja di Indonesia.
“Diharapkan gerakan koperasi, khususnya di Sumatera Utara ke depan akan semakin maju dan berkembang, serta dapat meningkatkan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Sumatera Utara,” ujar Jabmar.
Guna mendukung agar keberadaan koperasi benar-benar dirasakan masyarakat, Jabmar mengharapkan agar seluruh koperasi yang ada di Sumut bekerja dengan serius. “Sekecil apapun, jika dikerjakan dengan serius pasti hasilnya akan baik,” kata Jabmar.
Disampaikan juga, perayaan HUT Koperasi ke-71 ini juga dirangkaikan dengan beberapa kegiatan, diantaranya Lomba Tangkas Terampil Koperasi SLTA se Sumut yang dimenangkan SMAN I Aek Kuo Labuhan Batu Utara, juara kedua SMAN 4 Pematangsiantar, dan juara ketiga SMAN 3 Lahom Nias Selatan. “Lomba ini guna mendidik para generasi muda menjadi pejuang-pejuang militan di koperasi. Dengan harapan nantinya anak didik kita ini bisa membangun koperasi di sekolah-sekolahnya masing-masing,” ujar Jabmar.
Pada kesempatan itu, Gubernur Edy Rahmayadi didampingi Ketua TP PKK Provinsi Sumut Ny Nawal Lubis Edy Rahmayadi, Ketua Dekopin Sumut Jabmar Siburian, Kadis Koperasi dan UKM Sumut Amran Uteh memberikan penghargaan kepada Koperasi Berprestasi, Tokoh Penggiat Koperasi di Sumut, serta menyerahkan hadiah Lomba Tangkas Terampil Koperasi.
Turut hadir pada kesempatan tersebut Forkopimda Sumut, Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution dan para bupati/walikota se Sumut, pimpinan perbankan, para penggiat koperasi, dan pengurus Dekopin Sumut.[ulfah]

Post a Comment

Top